Archive

Posts Tagged ‘tajuk notongoro’

Jan
12

Tahun Politik

Notonogoro.com

Setelah cukup lama tajuk Notonogoro ini tidak bisa di akses maka mulai saat ini tajuk Notonogoro kembali tayang dan Selamat berjumpa kembali. Tayangan kembali ini bertepatan dengan tahun politik dinegara ini. Segenap sumber daya dan masyarakat Indonesia akan terserap dalam dinamika tahun politik. Tidak terkecuali siapapun anda mau tidak mau, suka tidak suka akan merasakan energi politik yang menyelimuti negara ini. Pilihan ada ditangan masing-masing kita. Mau ikut sibuk, mau ikut menyerang, mau ikut bertahan, mau ikut-ikutan saja atau mau hanya menjadi pengamat atau penonton saja, terserah saja. Namun tajuk Notonogoro ini tidak akan masuk dan menjadi pendukung atau pemain dalam kancah politik ini. Tajuk ini hanya akan mengamati dan menonton saja apapun yang terjadi. Kalau toh ada yang harus dikomentari maka itu tidak lebih dari pada “melihat dari sisi berbeda” saja. Tidak lebih…

Namun Tajuk ini berpesan kepada kita semua untuk bisa menjaga emosi dan pikiran agar tidak menimbulkan situasi yang tidak di inginkan. Berusahalah untuk tetap positif. Sadarlah bahwa kepentingan yang paling tinggi adalah kepentingan NKRI dan bukan kepentingan pribadi atau golongan. Cintailah negara dengan tulus dan jangan dirusak oleh hawa emosi politik sesaat yang mengutamakan kekuasaan…

Tajuk Notonogoro menDoakan agar apapun yang terjadi dan apapun hasilnya dari tahun politik ini adalah yang terbaik untuk negara dan banga ini…

, , ,

Mar
14

Energi Kekuasaan

Notonogoro.com

Kilas balik dari apa yang pernah dirasakan, dilihat dan dialami tentang kekuasaan maka terasa sekali bahwa ternyata kekuasaan itu memiliki energi yang sangat besar. Apalagi kalau kita melihat apa yang terjadi di negara ini, di masyarakat dan bahkan didunia. Energi kekuasaan tetaplah energi kekuasaan dimanapun dia berada. Energi ini demikian taat dan solid dalam hidupnya. Saking taatnya tidak pernah ada energi kekuasaan yang berubah menjadi melemah sebelum masuk kedalam diri manusia. Dia tetap kuat dan tidak berubah sama sekali saking solidnya. Saya adalah kekuasaan maka saya akan bertindak sebagai kekuasaan sebagaimana saya diciptakan apa adanya.

Read more…

, , , , , , ,

Mar
06

Hargai Persamaan

Notonogoro.com

Sejak kita kecil hampir kita semua selalu di ajarkan untuk menghargai perbedaan. Ajaran ini sesungguhnya sangat bersifat universal. Artinya seluruh dunia mengakui dan memakai ajaran ini dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Ajaran ini berangkat dari satu kenyataan bahwa segenap isi dunia ini tidaklah sama sebangun. Isi dunia tidaklah homogen. Isi dunia berbeda satu dengan yang lainnya. Oleh karena ada banyak perbedaan  dalam hal ide, pendapat, Agama dan keyakinan maka ajaran menghargai perbedaan menjadi sangat penting dan berguna sekali. Jika sejak awal perbedaan tidak dihargai maka diyakini akan banyak terjadi pertengkaran, perkelahian bahkan sampai dengan peperangan antar negara. Sejarah telah membuktikan hal ini. Makanya jika mau aman dan damai hargailah perbedaan yang ada diantara kita. Kamu dengan saya berbeda agama, kelompok A berbeda ideologi dengan kelompok B, Masjid X berbeda cara Adzannya dengan Masjid Y, Gereja G berbeda aliran dengan gereja H…. dan seterusnya… hargailah itu..demikianlah yang terjadi sapai dengan saat ini.

Read more…

, , , , , , ,

May
27

Antitesis kah

Notonogoro.com

Setelah satu minggu fakum update tajuk ini karena masih bingung dengan apa yang sedang terjadi dinegara ini terkait Pileg dan khususnya Pilpres2014 ini. sejak awal selalu disampaikan pada tajuk notonogoro ini bahwa semua capres yang ada bukanlah dia yang akan menjadi presiden berikutnya. Dari banyak capres akhirnyja menyusut menjadi hanya tiga capres yang ketiganya pun tidak akan pernah menjadi presiden. ARB yang harga mati akhirnya memang menjadi pecundang. Dengan gagalnya ARB maka seharusnya muncul satu capres baru yang akan menjadi anti klimaks dari dua capres tersisa. Capres baru ini yang akan membawa suasana baru dan akan menjadi presiden berikutnya. Capres  baru ini seharusnya di usulkan oleh presiden asli pilihan rakyat yaitu SBY. Dengan kata lain SBY dan ARB atau PD dan Golkar membuat poros baru pendobrak poros yang ada pada saat itu. Semua sangat takut dengan langkah politik SBY. Semua menunggu apa yang akan diputuskan oleh SBY. Namun akhirnya SBY tidak melakukan apa-apa sama sekali. Ujungnya hanya tersisa dua capres yang satu diantaranya akan menjadi presiden baru jika alam tidak melakukan perubahan apapun. Read more…

, , , , , , , , , , , , ,