Archive

Posts Tagged ‘syukur dan ikhlas’

Feb
16

Iman sebesar biji sawi

Notonogoro.com

Sebagian dari kita tidak membedakan antara percaya dengan iman. Percaya kepada para Nabi sama dengan beriman kepada para nabi. Demikian juga percaya kepada Tuhan dianggap sama dengan beriman kepada Tuhan. Dari sisi arti kata iman mungkin saja iman berarti percaya kepada sesuatu yang diimaninya tersebut. Namun sesungguhnya, jika didalami dari sisi ketuhanan maka sebenarnya iman dengan percaya jelas sangat berbeda. Percaya hanyalah sekedar percaya saja. Baik percaya karena melihat dengan mata kepala sendiri maupun  percaya karena yakin hal yang dipercayanya itu memang benar ada. Sedangkan Iman jauh lebih dalam dari sekedar percaya. Iman atau beriman terhadap sesuatu maknanya adalah apa yang diimaninya tersebut benar-benar mengalir dalam darah. Sebagai contoh, berimana kepada Tuhan, maka maknanya adalah dalam setiap langkah, laku, ucap dan pikir semata-mata karena Tuhan. Tuhan benar-benar menyelimuti diri ini. Karena Tuhan kita hidup, untuk Tuhan kita hidup,  bersama Tuhan kita hidup. Iman level inilah yang dimilik oleh para Guru spiritual jaman dahulu, Wali dan para Nabi serta Rasul. Kalau sudah memiliki iman kepada Tuhan maka tidak ada lagi yang perlu diragukan atau ditakuti. semua yang terjadi dan semua yang diterima disyukuri, diakui keberadaan dan kejadiannya serta dikembalikan lagi kepada Tuhan. Read more…

, , , , ,

Jan
26

Jangan tersesat

Notonogoro.com

Banyak orang tua yang membimbing kita dan mengatakan bahwa kebahagiaan ada didalam diri kita. Kalimat ajaran atau nasehat ini sangat dalam dan sangat luar biasa. Singkat namun padat. Pendek namun luas. Tidak ada jaminan bagi apapun di luar diri kita yang dapat memberikan kebahagiaan. Harta berlimpah kah? jabatan tinggi kah? tidak menjamin akan dapat memberikan kebahagiaan sejati. Tentu sebagian dari kita akan bertanya “kalau begitu harta tidak berguna dong ..”, “kalau begitu apa kita harus hidup miskin agar bisa bahagia..”, “apakah mungkin hidup susah bisa mendapatkan kebahagiaan..”. Itu adalah sedikit contoh pertanyaan yang muncul terkait dengan pernyataan “kebahagiaan ada di dalam diri kita”. Yang bertanya bukan saja yang miskin tetapi yang kaya pun ikut bertanya. Pasti banyak disekitar kita orang kaya yang tidak bahagia. Orang miskin yang tidak bahagia. Demikian juga sebaliknya, pasti banyak disekitar kita orang kaya yang bahagia dan orang miskin yang juga bahagia. Artinya kekayaan tidak menjamin kebahagiaan. Namun siapapun kita selama kita bisa mencari dan mendapatkan kebahagiaan dalam diri kita maka semiskin-miskinnya kita akan tetap bahagia.  Read more…

, , , ,