Archive

Posts Tagged ‘Pemimpin sejati’

Aug
12

Indonesiaku

Notonogoro.com

Kalau kita ngobrol-ngobrol dengan para orang tua atau sesepuh kita, baik itu orang tua atau kakek sendiri, pemuka agama senior, tentara senior selalu mereka semua menyatakan dengan sangat mantap bahwa Indonesia sangat kaya, Indonesia sangat strategis, Indonesia sangat religius, Indonesia sangat humanis dan sebagainya. Tidak ada satu pun dari mereka yang bilang tidak baik tentang Indonesia. Tentunya yang dimaksud oleh para orang tua kita tersebut adalah potensi Indonesia. Indonesia dengan dua iklimnya, Indonesia dengan ribuan pulaunya, Indonesia dengan lautan luasnya, Indonesia dengan hutan luasnya, Indonesia dengan penduduk besarnya, Indonesia dengan aneka budaya dan nilai luhurnya. Tidak ada satu pun negara didunia ini yang sama dengan Indonesia. Indonesiaku adalah yang terbaik didunia ini. Bahkan katanya, segenap negara sahabat pun sangat mengakui potensi Indonesia ini dan sekaligus potensi kehebatan Indonesia ini.  Read more…

, , , , , , , , , ,

May
28

Berpikir besar atau berpikir kecil

Notonogoro.com

Siapapun yang eling tentu sangat mengerti dan menyadari bahwa negara ini sangat kekurangan pemimpin yang benar dan baik. Khususnya pemimpin dipemerintahan. Salah satunya adalah kebutuhan pemimpin di daerah tingkat dua, Walikota atau Bupati. Sangat indah kali ya kalau segenap pemimpin didaerah tingkat dua adalah pemimpin sejati yang benar-benar memimpin jauh dari kata KKN. Jauh dari kata SARA. Jauh dari kata SOMBONG. Jauh dari kata KHIANAT. Jauh dari kata BOSSY. Sangat dekat sekali dari kata MENGABDI. Sangat dekat dari kata IKHLAS. Sangat dekat dari kata ETIKA dan MORAL. Sangat dekat dari kata KERAKYATAN. Sangat dekat dari kata MAKAN GAJI BUTA. Sangat dekat dari kata CINTA MASYARAKATNYA. Read more…

, , , , , , , , , , ,

May
22

Keajaiban Indonesia (4)

Notonogoro.com

Dinegara maju baik di Amerika, Eropa dan Asia, jika ada seorang pejabat, baik pemerintah maupun swasta, terlibat satu masalah yang berkaitan dengan etika dan moral langsung pejabat tersebut melakukan pengunduran diri. Tidak pakai lama-lama dan pikir panjang. Merasa terlibat dan pasti tidak bisa ditutupi, karena memang tidak ada yang mau bantu menutupinya, maka tidak akan buang-buang waktu untuk cari jurus ngeles. Mau ngeles seperti apapun, begitu sampai ke media dan masyarakat maka akan langsung menyebar dan sudah bisa ditutupi lagi. Hanya bisa pasrah dan mengakui. Masyarakat langsung menilai dan menuntut pertanggung jawaban. Bagi masyarakat disana, seorang pemimpin dan pejabat harus bersih dan menjadi contoh panutan di tengah masyarakat. Kalau tidak siap menjaga etika dan moral maka jangan pernah menjadi pemimpin dinegara maju. Masalah hukum pidana atau perdata masuk juga dalam kelompok etika dan moral ini. Aneh juga sebenarnya kok mereka memiliki budaya yang hebat ini padahal katanya agama dan ritualnya sangat jauh dari keseharian mereka. Mereka katanya sangat individual dan meterialistis. Read more…

, , , , , , , , ,

May
03

Pinter lahir bathin

Notonogoro.com

Yuk kita lanjut lagi mengenai obrolan dengan para buyut, kali ini mengenai tidak seimbangnya kebutuhan dengan ketersediaan manusia Indonesia yang pinter pikirannya dan pinter juga hatinya. Sekarang ini jauh lebih banyak orang yang pinter pikiran tetapi kurang pandai hatinya. Pendidikan tinggi banyak menciptakan orang-orang yang seperti ini. Orang yang pinter dalam studinya tetapi lemah hatinya. Wajar jika kondisi ini terjadi di Indonesia sekarang ini. Karena pendidikan mengenai hati sangat kurang dari kebutuhan seharusnya. Pendidik agama sangat minim. Bahkan tidak ada pendidikan akhlak atau budi pekerti. Pada era tahun 70-80an yang namanya pendidikn agama dan akhlak menjadi bagian penting dalam kurikulum sekolah. Namun dengan perkembangan jaman yang katanya semakin modern justru pendidikan agama dan akhlak bukan lagi menjadi tanggung jawab negara. Paham ini masuk dan mengalahkan paham luhur bangsa ini.  Read more…

, , , ,