Archive

Posts Tagged ‘partai demokrat’

Oct
01

Inilah akibatnya kali ya

Notonogoro.com

Sampai detik ini SBY masih saja sibuk melakukan pencitraan bahwa dia tidak setuju dengan UU Pilkada yang baru. Terus saja dia menyatakan bahwa ini adalah mencederai demokrasi di Negara ini. SBY juga melakukan claim bahwa rakyat menolak UU ini dan seterusnya. Padahal pada sisi lain ada kelompok dimasyarakat yang justru tidak percaya dengan apa yang ditampilkan oleh SBY dan mereka tetap keukeuh bahwa semua ini hanyalah sandiwara PD. Semua pasti diketahui oleh SBY dan makanya kelompok ini menilai SBY lah justru menjadi bapak anti pilkada langsung. Diyakini juga ada ide ini dimiliki oleh partai PDIP dan koalisinya. Mereka sangat tidak percaya SBY di telikung oleh anak buahnya. SBY kan Ketum, SBY kan presiden dan SBY adalah segala-galanya bagi keluarga PD sebagaimana Megawati di PDIP. Mana mungkin ada yang berani melawan SBY. Situasi ini yang membuat SBY menjadi semakin salang tingkah atau serba salah. Sepertinya SBY sangat khawatir citranya akan rusak di ujung pemerintahannya yang akan masuk dalam catatan sejarah bangsa ini. sepertinya dia takut ini menjadi catatan hitam bagi dirinya. Read more…

, , , , , , , , , , , , , ,

Sep
26

Akhirnya Pilkada via DPRD

Notonogoro.com

Apa komentar kita atas keputusan akhir DPRD yang mengesyahkan Pilkada melalui DPRD? tentu macam-macam. ada yang senang dan tentu ada yang sedih. ada yang pesta makan dan ada yang menangis. namun tentu ada juga yang hanya senyum-senyum saja sambil mensyukuri apa yang terjadi karena ini semua merupakan bagian dari perubahan yang akan terjadi di negara ini. tentunya perubahan menjadi lebih baik. kok bisa lebih baik? jangan disalah artikan dengan sangat sederhana bahwa Pilkada melalui DPRD akan memberikan hasil lebih baik. tetapi lebih kepada proses bangsa ini menuju lebih baik melalui segala gonjang gonjing yang terjadi dan masih akan terjadi lagi kedepannya. dengan gonjang ganjing ini maka akan semakin terlihat apa dan siapa yang dibutuhkan oleh negara ini. berkali-kali Tajuk Notonogoro ini menyatakan bahwa gonjang ganjing akan terus menemani bangsa ini kedepannya sebagai bagian tidak terpisahkan dari proses pencarian pemimpin dan sistim sejati yang dibutuhkan bangsa dan negara ini. Read more…

, , , , , , , , , ,

Jun
30

Ternyata pada panik

Notonogoro.com

Ini adalah minggu akhir kampanye Pilpres 2014. Terasa sekali aura panic pada kedua kubu yang bertarung ini. apapun yang dilakukan oleh kubu lawan maka langsung diserang balik oleh kubu satunya lagi. Bahkan semua jenis kampanye sudah dipakai oleh masing-masing kubu. Kampanye normal, kampanye negative dan kampanye hitam. Tidak ada kubu yang tidak menjalankan ketiga jenis kampanye tersebut. tentang sangkal menyangkal sih itu biasa. Tentang lapor ke Bawaslu juga biasa. Tentang menyerang duluan juga biasa. Manun semua hal tersebut justru mencerminkan kepanikan yang melanda kedua kubu. Yang tadinya merasa menguasai hasil survey ternyata sekarang menurun elektabilitasnya. Yang tadinya tertinggal pada hasil survey justru sekarang terus menanjak. Hal ini aka terus terjadi sampai saatnya datang hari kemenangan. Read more…

, , , , , , , , , , , , ,

Jun
25

cirinya: aniaya

Notonogoro.com

kita sudah memiliki 6 presiden dengan dua kelompok yang membedakan mereka. kelompokk pertama adalah yang memerintah lebih dari 5 tahun, sedangkan kelompok yang kedua adalah presiden yang memerintah dibawah 5 tahun. dalam konteks energi alam semesta Indonesia yang diakui sebagai presiden adalah presiden yang memerintah 5 tahun atau lebih. sedangkan kelompok yang kedua lebih kepada tidak diakui sebagai presiden karena secara energi masih masuk kepada energi presiden sebelumnya. dengan kata lain Habibie, Gus Dur dan Megawati masih ada dalam energi Soeharto. oleh karena itu cara mereka, kelompok pertama ini, menjadi presiden juga berbeada dengan kelompok kedua. salah satu ciri khusus dari kelompok pertama ini adalah adanya aniaya atau kejadian tidak nyaman yang menandakan kehadiran mereka untuk menjadi presiden. semacam ciri jalan pintu masuk mereka. Read more…

, , , , , , , , , , , , ,