Archive

Posts Tagged ‘jati diri’

May
13

Jati diri dalam 5 sila

Notonogoro.com

Zaman Orla, orde lama, banyak disebut senagai  zaman pergolakan, zaman komunis. Zaman Orba, orde baru, ada yang bilang zaman pembangunan, zaman otoriter. Zaman reformasi sekarang ini ada yang menyebut  zaman mencari bentuk, zaman demokrasi.  Jadi pasca penjajahan atau era kemerdekaan kita sekarang ini sebagai satu bangsa sedang memasuki zaman ketiga. Periode ketiga sekarang ini disebut sebagai zaman reformasi  (sebenarnya sih masih jauh dari reformasi, repot masih kali yee), atau zaman keterbukaan, atau zaman demokrasi. Bangga benar sepertinya para politisi kita dengan sebutan sebagai salah satu bangsa  yang paling demokratis didunia ini. Read more…

, ,

Mar
10

Zaman Tuna

Notonogoro.com

Kalau mencermati situasi dan kondisi saat ini yang terjadi di negara kita ini maka sepertinya masuk akal juga kalau pada saat ini disebut sebagai era atau zaman Tuna. Maksudnya adalah satu era, masa atau zaman yang banyak sekali kejadian yang harusnya tidak boleh terjadi jika kita memanfaatkan atau memakai apa yang sebenarnya ada dalam diri kita. Kita sama mengetahui bahwa dalam diri kita ada yang namanya nafsu, namun pada sisi lain kita juga memiliki apa yang disebut sebagai hati, budi pekerti, pikira, iman dan takwa. Semua ini bisa menjadi alat untuk mengendalikan hawa nafsu kita tersebut. Tetapi jika kita kehilangan sebagian atau sebagian alat-alat yang bagus tersebut maka kita akan menjadikan hawa nafsu sebagai penggerak langkah, laku, ucap dan pikir kita. Maka masuklah kita pada zaman tuna ini. Read more…

, , ,

May
25

Syukur deh kalau sudah mulai sadar pentingnya Pancasila

notonogoro.com

sudah beberapa kali di situs ini ditulis tentang Pancasila dan jati diri bangsa. Suka tidak suka memang harus diakui bahwa sejak runtuhnya Orde baru Pancasila seperti dipinggirkan. Pancasila tergantikan oleh faham-faham dari luar yang berbasis sekularisme, individualisme dan feodalisme. Agama dan negara dipisah habis. Etika, budi pekerti dan akhlak dikesampingkan. HAM didewa-dewakan. HAM menjadi Tuhan baru. HAM menjadi mutlak dan tidak tergantikan. HAM menjadi segala-galanya. Semua bersembunyi dibalik HAM. Semua menjadikan HAM sebagai bemper perjuangan mereka. Read more…

, , ,

Apr
04

Cara pandang Indonesia (2): Gedung baru DPR

Notonogoro.com

Segenap masyarakat Sempat ramai membicarakan gedung baru DPR yang bernilai diata satu trilyun rupiah. Macam-macam komentar disebarkan dialam curhat keseharian kita sebagai bangsa. Baik melalui media cetak, media elektronik, diskusi sampai media sosial di ranah mobile. Masing-masing pihak menyampaikan alasannya sampai pada akhirnya semua pihak cape dan hilang dalam peredaran diskusi di masyarakat diskusi gedung baru DPR ini. Isu ini kembali masuk lagi dalam dunia pendekar kita, pendekar bebas memberi pendapat. Tidak banyak perubahan yang dilakukan oleh DPR. Memang ada penurunan biaya tetapi secara substansi adalah tetap. Diskusi babak kedua telah dimulai….. Read more…

, , , ,