Archive

Posts Tagged ‘demokrasi’

Sep
28

Era kegelapan

Notonogoro.com

Dalam lingkup kejadian yang besar di negara ini… sesungguhnya ibu Pertiwi pernah menangis sedih menyaksikan apa yang terjadi ditengah bangsa ini, yaitu pada saat proses pergantian pak Soeharto sebagai presiden Indonesia. sesungguhnya ibu Pertiwi sudah mempersiapkan penggantinya dan sudah siap untuk naik panggung sebagai presiden Indonesia. Sang pengganti ini sudah dipersiapkan puluhan tahun sebelumnya, bahkan sejak sang Pengganti ini masih bayi pun sudah ada dalam asuhan langsung ibu Pertiwi. Namun ternyata bangsa ini belum siap untuk terus maju dan melanjutkan apa yang telah dilakukan dan dicapai oleh pak Soeharto. Bangsa ini terjebak oleh emosi membenci pak Soeharto ketimbang mengakui apa yang telah dilakukan oleh pak Soeharto dengan Orde barunya. Jelas ada kekurangan disana sini namun bukan untuk dikhianati atau ditolak fakta yang sesungguhnya terjadi. Disinilah ibu Pertiwi menangis. Semua yang sudah dipersiapkannya menjadi tertunda hanya karena hawa nafsu sesaat bangsa ini.

Read more…

, , , , , , , ,

Aug
01

Inikah reformasi itu (1)

Notonogoro.com

Sejak era reformasi Indonesia masuk ke era demokrasi. Demikian pendapat banyak tokoh dan juga banyak Negara di dunia ini. bahkan Indonesia dijadikan contoh sukses bagi Negara lain yang mau masuk ke era demokrasi. Tentunya ada banyak tokok di Negara ini yang bangga dengan julukan ini, julukan Indonesia sebagai Negara berkembang terbaik dalan penerepan demokrasi. Kenapa Indonesia mendapat sebutan seperti itu? Ternyata awalnya adalah oleh bangsa Indonesia itu sendiri. segenap masyarakat dan para tokoh telah sepakat menyatakan bahwa era Orde baru adalah era otoriter dan era Orde lama adalah era perjuangan yang demokrasinya masih mencari bentuk. Dengan begitu semangatnya kita teriak-teriak selamat datang demokrasi dan hancurkan Orde baru maka otomatis opini dunia menjadi berubah tentang Indonesia. Read more…

, , , , , , , ,

Sep
11

Notonogoro.com

Para ahli tatanegara selalu menyatakan bahwa sistim demokrasi di negara ini tidak jelas antara parlementer dengan presidentil. Mudahnya seperti ini, dibilang parlemen karena ada MPR, DPR dan DPD ¬†tetapi kepala pemerintahan dan kepala negara nya satu¬† orang yaitu Presiden. Dibilang presidentil atau presidential tetapi posisinya bisa diganggu oleh DPR. Dampak dari ketidak pastian posisi ini akhirnya terjadilah koalisi partai untuk menjalankan pemerintahan. Maksudnya adalah pemerintahan aman dari gangguan parlemen. Tetapi kenyataannya koalisi ya koalisi, gangguan ya jalan terus. Judul akhirnya adalah amburadul… Read more…

, , , , , , , , , ,