Era Gonjang ganjing

Notonogoro.com

Tentu kita semua berharap akan mendapatkan pemimpin sejati untuk memimpin bangsa dan Negara ini. kita berharap pemimpin sejati muncul dari proses Pemilu 2014 ini. Namun ternyata alam telah memutuskan lain. Alam belum memberikan pemimpin sejati kepada bangsa dan Negara ini. Masih butuh waktu bagi Negara dan bangsa ini untuk mempersiapkan dirinya sendiri. Sangat wajar jika pada akhirnya alam belum mendatangkan pemimpin sejati ini karena memang kita sendiri yang belum siap. Kita belum bisa satu kata satu perbuatan. Kita belum melihat Indonesia sebagai satu Bangsa, satu Tanah air dan satu bahasa. Kita sesungguhnya masih terpecah belah dalam realita.

Dengan adanya otonomi daerah, selain dibeberapa daerah telah berhasil melakukan pembangunan, namun justru lebih banyak perpecahan dan kegagalan disbanding keberhasilan. Kita justru terpecah dalam berbagai kubu. Kita justru terpecah antara pusat dan daerah. Kita justru terpecah dalam pembangunan.

Etika justru semakin jauh. Akhlak justru semakin rusak. Kepentingan pribadi dan kelompok justru semakin menguat. Kebebasan yang ada justru disalah gunakan. Kebebasan diartikan sebagai bebas melakukan apa saja yang di ingininya. Yang penting senang dan yang penting puas. Tidak peduli dengan apapun yang dirasakan oleh orang lain. Sikap individu dan kelompok justru semakin kuat dan meninggalkan nilai luhur yang kita miliki.

UUD 45 dan Pancasila hanya dijadikan alat untuk memenuhi keinginan pribadi dan kelompok saja. hanya dipakai sebagai alat untuk membenarkan apa yang dilakukan. Tidak pernah menjadikan UUD 45 dan Pancasila menjadi roh dalam setiap langkah, laku, ucap dan pikir kita. UUD 45 dan Pancasila semakin jauh dari makna dan semangat yan terkandung dalam nilai luhur nya.

Oleh karena itu, wajar dan harus di syukuri jika yang terjadi sekarang dan kedepan dinegara ini berupa berbagai gonjang ganjing yang tidak ada habisnya. Gonjang ganjing ini adalah merupakan bagian dari proses Alam dalam melakukan penyadaran kepada bangsa dan Negara ini. Gonjang ganjing tersebut maknanya adalah membuka kelakuan bangsa dan Negara saat ini dan sekaligus menunjukan apa yang seharusnya dimiliki oleh bangsa dan Negara ini. jangan dilihat serunya saja, jangan dilihat jeleknya saja, tetapi maknai apa dibalik semua gonjang ganjing yang terjadi tersebut.

Selamat datang gonjang ganjing. Selamat datang untuk memperbaiki bangsa dan Negara ini….

kami akan menerima ikhlas kedatangan mu ya gonjang ganjing karena sesunguhnya kamu member pelajaran dan petunjuk kepada kami sebagai bangsa dan Negara ini…

kami yakin setelah proses gonjang ganjing ini berlalu maka akan datang pemimpin sejati kami dan kami sebagai bangsa dan Negara besar akan menunjukan kebesaran kami kepada dunia ini…

pada saat itulah rakyat mutlak memegang kedaulatannya..

pada saat itulah nilai luhur bangsa ini mengalir pada segenap rakyat Indonesia..

pada saat itulah Gemah Ripah Loh Jinawi akan mewujud ditengah tengah kita semua….

Comments are closed.