Home » EKONOMI, Uncategorized » Pembangunan infrastruktur
Mar
22

Notonogoro.com

Sepertinya SBY sangat mengerti masalah yang terjadi di Indonesia dalam bidang ekonomi termasuk solusinya. Ini tercermin dari ide beliau sejak menjabat presiden  pada periode pertama. Dimana pada saat itu beliau menggulirkan rencana pembangunan infrastruktur di Indonesia. Berbagai proyek akan tercipta dari rencana ini. Misalnya proyek penambahan pasokan listrik, proyek jalan tol dan jalan lintas pulau, proyek pembangunan pelabuhan laut, proyek telekomunikasi dan sebagainya. Memang benar itulah yang dibutuhkan oleh Indonesia untuk membangun ekonominya. Teori ekonomi memang menyatakan seperti itu, bangunlah infrastruktur anda dan ekonomi anda akan otomatis tumbuh pesat. Salut untuk SBY atas ide cemerlang ini.

Lalu bagaimana implementasinya? biasa kok, tidak berjalan sesuai rencana. Mulai dari perencanaan yang berubah, sulitnya pembebasan tanah sampai investor yang belum tertarik untuk masuk dalam proyek-proyek tersebut. Memang sulit membuat dan melaksanakan pembangunan infrastruktur yang menyeluruh dan berkesinambungan. Maklum  saja karena proyek ini melibatkan uang yang sangat besar sekali. Kalau sudah menyangkut uang biasanya ada unsur lain yang bermain dibelakangnya. Wajar saja kok jika proyek besar pada suatu negara melibatkan unsur politik didalamnya. Sulit menjalankan mega proyek jika tidak mendapat dukungan politik yang cukup. Sepertinya hal ini juga terjadi pada mega proyek pembangunan infrastruktur ini.

Sayang sekali jika perencanaan ini tidak berjalan sesuai rencana, apalagi jika hilang dan muncul perencanaan baru yang persis sama, kemudian hilang lagi dan seterusnya. Jika proyek ini berjalan maka dapat kita bayangkan efek multiplier nya yang sangat luar biasa. Terserapnya  ribuan tenaga kerja dan tercipta berbagai peluang usaha baru akan membuka perekonomian setempat menjadi bergairah. Pelabuhan laut yang memenuhi standard operasional internasional akan meningkatkan kehidupan expor dan impor. Jalan raya bebas hambatan yang luas akan membuka dan mengembangkan daerah industri. Telekomunikasi yang murah dan handal akan mendorong operasional perusahaan menjadi efisien dan efektif. Pasokan listrik yang nggak ada matinya akan meningkatkan produktifitas perusahaan. Benar-benar akan bergairah dan berkontraksi positif ekonomi bangsa Indonesia.

Bagaimana ya agar pembangunan infrastuktur ini dapat berajalan dengan benar agar secepatnya memberikan manfaat positif bagi ekonomi kita…Tentunya ada banyak cara dan setiap cara tentu juga tidak mudah untuk dijalankan. Misalnya melibatkan secara aktif setiap pemerintah daerha yang proyek infrastruktur ada dalam wilayahnya. Bukan saja hanya sekedar kulo nuwun tetapi juga memberikan konsesi yang lebih baik dan menarik bagi setiap Pemda, misalnya ikut sharing dalam pendanaan, taruh modal gitu looo. Buat peraturan baru tentang pembebasan tanah yang menguntungkan semua pihak yang terkait. Juga gulirkan konsep keterlibatan ekonomi masyarakat yang tergusur tanahnya. Misalnya tergusur pembangunan jalan tol, maka kepada masyarakat tersebut diberikan kesempatan untuk menyewa dalam jangka waktu 30 tahun dengan harga sewa super rendah pada rest area yang dibangun. Dijaman kontraktersebut akan dijalankan dengan baik dan benar. Pendekatan ini tentu akan mendoron masyarakat untuk terlibat dalam pembangunan tersebut. Jadi buang jauh-jauh niat feodalisme, lu udah gue bayar ya lu harus pindah, kalu mau usaha di rest area ya lu harus sewa, emang lu siapa minta murah..bisnis ya bisnis dong. Cara seperti itu sudah harus dibuang dan digantikan dengan cara yang lebih manusia dan bermoral budaya timur sejati.

Kalau kita bicara mudah, maka membuat perencanaan dan implementasinya bisa dikatakan  mudah, karena bisa melibatkan berbagai konsultan berkelas. Maksudnya secara umum tersedia solusi yang dibutuhkan tergantung kita mau bayar atau tidak solusi tersebut. Tetapi membuat terobosan cerdas berbasis kemanusiaan adalah hal yang justru lebih sulit. konsultan yang ada lebih cenderung konsultan teknis. Cukup langka konsultan etika dan budaya yang dapat dipakai untuk membuat perencanaan pembangunan. Konsultan yang menguasai jati diri, etika dan budaya ini yang akan berperan besar menciptakan program keterlibatan masyarakat dalam setiap proyek pembangunan. Meraka yang akan membuat konsep komunikasi dan menjualnya kepada masyarakat. Masyarakat akan merasa dilibatkan dan dihargai dari awal. Kondisi ini akan memudahkan siapapun untuk melakukan pembangunan.

Pembangunan infrastruktur yang melibatkan masyarakat tentu akan lebih menghasilkan keberhasilan yang jauh lebih baik dan sempurna ketimbang pembangunan kapitalis dan feodal. jika masyarakat sudah merasa memiliki pembangunan maka mereka akan menuntut positip agar pembangunan terus dilakukan sesuai rencana. Mereka akan terlibat dalam pengawasan juga. Dari kita, oleh kita dan untuk kita adalah semboyan luhur yang dapat digunakan untuk proses pembangunan dinegara ini. Semboyan tersebut telah lama hilang dan mari kita hidupkan kembali.

Pembangunan infrastruktur adalah sangat penting dan strategis maka mari kita dukung pembangunan infrastruktur  yang berbasis kemanusiaan, etika dan moral.

, , ,

Comments are closed.