Home » BUDAYA, EKONOMI, EMBUN PENYEJUK IMAN, SOSIAL » Sebentar lagi
Mar
06

Notonogoro.com

Segenap kita mengenal apa yang dimaksud dengan hukum relativitas. Tentu banyak juga penjelasan atau definisi tentang hukum relativitas ini. Salah satunya yang paling sederhana adalah semua hal didunia ini berpasangan dimana yang satu melupakan lawan atau kebalikan dari yang lainnya. Kita tidak bisa mengenal besar jika kita tidak mengenal apa itu kecil. Kita tidak bisa mengenal tinggi jika kita tidak mengenal rendah. Kita tidak mungkin mengenal apa itu jahat jika kita tidak paham apa itu baik. Kita tidak akan mengenal malam jika tidak ada yang namanya siang. Demikian contoh sederhana tentang hukum relativitas. Jadi semuanya relatif dan tidak ada yang namanya mutlak di dunia ini. Semua tergantung pada sudut pandangnya, semua tergantung pada kepentingannya, semua tergantung pada pengetahuannya. Baik bagi seseorang bisa jadi buruk bagi orang lain. Bahagianya satu kelompok bisa jadi merupakan kesedihan bagi kelompok yang lain. 

Demikian juga dengan situasi apapun yang sedang terjadi didunia ini. Ada awalnya dan pasti ada akhirnya. Kapan awal dan kapan berakhirnya tentu masing-masing mempunyai penilaian sendiri-sendiri. Demikian juga dengan apa yang sedang terjadi dibanyak negara. Ada yang bilang negara yang banyak hutang akan membuat susah generasi muda karena anak cucu mereka yang akan membayarnya. Ada yang khawatir dengan jumlah hutang negaranya. Pada sisi lain, ada yang santai aja dengan hutang negaranya. pasti bisa dibayar. Tentang bagaimana cara bayarnya dan siapa yang membayarnya tentu hal lain. Yang penting optimis dan melakukan yang terbaik untuk negaranya. jadi sangat jelas berlakunya hukum relativitas disini. Ada yang takut dan ada yang berani atas hutang yang dialami. Hutang adalah hal yang biasa dan sangat lumrah. Tapi jangan besar-besar amat dong nanti siapa yang bayar, kata kelompok lainnya. ya begitulah yang terjadi, namanya juga relatif.

Indonesia selalu digembar gemborkan sebagai negara besar dan negara kaya. Namun sekarang katanya memiliki hutang sangat besar. Kok negara kaya bisa punya hutang banyak? itu pertanyaan bagi yang kritis pesimis. namun bagi yang optimis maka pikirannya adalah tenang saja, jangan khawatir, pokoknya hutang bisa kita bayar karena kita negara kaya. begitu kan selalu situasinya? ya udah… sekarang segenap kita optimis, semua pasti kita bisa bayar,  sebesar apapun hutangnya. Pertanyaannya adalah bagaimana caranya, kapan lunasnya dan siapa pemimpinnya?… itukan pertanyaan dasarnya.

jawaban dari pertanyaan tersebut sungguh sangat mudah dan sangat mendukung dengan keyakinan bahwa kita bisa bayar semua hutang tersebut dan kemudian bangkit sebagai negara besar menjadi benar-benar besar dan negara kaya yang memang benar-benar kaya. Sebutannya adalah gemah Ripah Loh Jinawi.

Alam sudah menunjukan siapa pemimpinnya yang akan memimpin negara ini untuk bangkit dan menang. Siapapun yang jernih pikiran dan perasaannya, tanpa memihak kepada siapapun, semata-mata hanya karena cinta kepada negara ini, pasti dijamin tahu dan paham siapa pemimpin yang akan memimpin negara ini menuju kebangkitan dan kemenangan. Semua sudah sangat jelas dan terang benderang…. Silahkan gunakan rasa cinta untuk merasakannya maka kita akan tahu sosok pemimpin tersebut….

Lalu bagaimana caranya? caranya juga mudah saja yaitu dengan kekayaan bangsa ini. loh kok.. ya bagaimana? Kaya ya tetap kaya, itu adalah kata kuncinya. Jadi pada saat sang pemimpin ini menjadi pemimpin maka secara otomatis energi alam bekerja dengan sendirinya sesuai dengan kehendak alam. Akan ada saja caranya agar banyak modal yang masuk kenegara ini dengan cara mudah dan bukan sebagai hutang yang akan mengenerate ekonomi dengan sangat luar biasa. Semua mesin ekonomi akan bergerak dan berputar luar biasa cepat dan hebatnya. Hal ini membuat Indonesia menjadi nyata seksinya. Nyata potensinya. Nyata arahnya. Maka nyatalah semuanya menjadi tumbuh dan maju.

Sesederhana itu kah? ya memang sesederhana itu. Karena pada saat itu alam lah yang mengatur segalanya. Ingat saja pada jaman kemerdekaan, Indonesia memiliki energi luar biasa untuk merdeka,  dan jaman orde baru, Indonesia punya energi luar biasa untuk membangun.   Hanya saja pada saat Indonesia ingin lebih maju menuju perwujudan cita-citanya  terjadilah perubahan zaman , zaman berubah dan alam menentukan Indonesia juga harus ikut hukum alam dan ikut berubah. Indonesia masuk ke zaman penyaringan, era pengayakan, zaman penampakan, era kerakyatan dan agamais…. setelah semua ini terwujud maka zaman baru dan Indonesia baru akan segera dan segera terjadi…. terwujud disini adalah jelas masalahnya, jelas solusinya, jelas siapa pemimpinnya, jelas bagaimana memimpinnya, jelas arah dan geraknya…. Pada semua menjadi jelas maka pada saat itulah perubahan mulai terjadi…

Sebentar lagi kok…

Alam sudah memutuskan Indonesia masuk ke zaman baru, era kebangkitan dan kemenangan…

Alam sudah memutuskan Indonesia akan kembali ke jalur yang telah ditetapkan sebelumnya…

Alam sudah memutuskan Indonesia akan memimpin dunia..

, , , , , , , , , ,

Add reply