Home » BUDAYA, EMBUN PENYEJUK IMAN » Semakin nampak
Dec
19

Notonogoro.com

Jika alam sudah memutuskan maka tidak ada satupun yang bisa merubahnya. Tidak ada seorangpun yang bisa melawannya. Namun banyak kekuatan yang bisa menentangnya. kekuatan yang menentang adalah kekuatan yang bertentangan dengan kehendak alam. Kekuatan ini hanya sekedar berjuang mempertahankan dirinya dari keputusan dan kehendak alam. Semakin dilawan maka semakin nyata kelemahan dari yang melawan alam. Semakin dilawan maka semakin banyak kesalahan yang dilakukan. Alam tidak bisa di lawan.

Kita hanya menyadari adanya kekuatan alam hanya pada saat terjadi bencana alam saja. Banjirkah, tsunami kah, gempa kah, gunung meletus kah atau apapun bencana yang disebut dengan bencana alam. Pada saat bencana terjadi maka selalu kita akan berkata “sungguh hebat kekuatan alam”, ” tidak ada yang bisa melawan alam”, ” beginilah alam jika sudah ngamuk” dan sebagainya. Sadar dan tertegun kita betapa hebatnya kekuatan alam.

Namun jarang diantara kita yang bisa merasakan kekuatan alam yang halus. Yang kasar mudah dirasakan namun yang halus sukar dirasakan. Kekuatan alam yang halus lebih mengarah kepada “perasaan, pikiran dan hawa nafsu”. Perasaan kita ingin terus melakukan sesuatu perubahan atau berontak atas kejadian atau sesuatu yang tidak sesuai dengan perasaan. Pikiran kita akan terus berjuang melawan dan mencari jalan lain untuk merubah segala sesuatu yang tidak sesuai dengan kehendak pikiran. Pada saat itulah hawa nafsu mulai masuk menguasai diri. Saat itulah muncul pikiran negatif dan amarah. Saat itulah semua menjadi serba salah. namun tetap saja belum bisa merasakan bahwa itu semua adalah perubahan yang ditetapkan oleh alam.

Keadaan  perasaan dan pikiran yang menolak atas apa yang terjadi sekarang ini sudah sangat terasa demikian kuatnya. Bagi mereka yang memiliki kepekaan indra sensitifnya jelas merasakan hal ini. Sudah mulai muncuk ketidak kompakan. Sudah mulai muncul segala pikiran negatif untuk menjelekan pihak lain. Sudah mulai muncul pikiran dan perasaan yang serba salah, serba bingung namun masih sangat yakin dengan kekuatan yang dimilikinya. Akan terus memanfaatkan segala kekuatan yang ada untuk melawan kehendak dan keputusan alam. Mereka memang belum menyadari atas keputusan alam ini karema masih dikuasai oleh hawa nafsu.

Pada sisi lain, mereka justru melakukan banyak kesalahan yang akan membuat situasi menjadi semakin negatif. Kesalahan demi kesalahan akan terus terjadi dan terus terjadi. Pecah dari dalam adalah satu keniscayaan. Hal ini justru akan membuat perubahan besar pada segenap kesadaran kita semua. Kok begini, kok gak jelas, kok kasar dan akan terus muncul kok, kok yang lain. Energi kok ini adalah energi kesadaran untuk meyakubini bahwa alam telah memutuskan dan berkehendak lain dari kekuatan yang ada sekarang.

Segenap kita akan sadar akan datangnya perubahan..

Segenap kita akan eling akan keputusan alam..

Segenap kita akan bergerak bersama keputusan alam..

Segenap kita akan berjuang bersama kehendak alam..

Segenap kita akan selaras dengan gerak alam..

, , , , , ,

Comments are closed.