Jun
10

Notonogoro.com

Aktifitas mudik lebaran sudah dimulai. Jalan-jalan sudah dipenuhi oleh para pemudik. Apalagi sekarang ini liburan lebaran cukup lama. Hal ini akan membuat mudik menjadi lebih indah dengan banyaknya waktu tersedia untuk menikmati hara raya Idul Fitri dengan segenap sanak saudara di kampung. Sungguh sangat bahagia mereka yang melakukan mudik ini. Apalagi jika kampung halamannya  masih berupa desa yang hijau, rimbun, air bening mengalir dengan suasana persaudaraan yang masih kental. Plong rasanya jika mendapatkan suasana pulang kampung seperti itu. Saling sapa, saling senyum dan saling salaman bermaaf-maafan sungguh sangat indah. Suasana yang jauh berbeda dengan suasana kota yang hiruk pikuk tanpa hentinya. 

Namun apakah kita tahu apa makna terdalam dari ritual mudik ini? Kenapa ada aktifitas mudik ini? Mudik adalah pulang kampung ke kampung halamannya. Bisa berupa kampung orang tua, kampung tempat kelahiran, kampung mertua, kampung leluhur dan sebagainya. Intinya adalah kembali ke daerah asal untuk mendapatkan kembali ketenangan dan kedamaian persaudaraan. Ritual ini diciptakan oleh para leluhur kita sebagai bagian dari ajaran agama yaitu kembali ke Fitrahnya lagi. Kembali ke sucian lagi. Kembali bersih lagi. Puasa adalah proses pembersihan diri dari segala kesalahan dan dosa. hasilnya adalah kembali ke fitrah lagi. Kembali ke asal lagi. Kembali seperti bayi yang baru lahir lagi. Dari makna ini lah maka tercipta ritual pulang kampung. Jadi ritual mudik penuh dengan makna kemenangan. Penuh dengan makna kesucian. Penuh dengan makna kegembiraan.

Itulah hebatnya para leluhur kita menyisipkan makna terdalam dari satu ajaran agama ke kehidupan sehari-hari. Makanya pada saat pulang kampung harus ditanamkan dalam pikiran dan perasaan bahwa kita telah memperoleh kemenangan dan fitrah kembali. Jadi jangan hanya sibuk buang tenaga dengan aktifitas phisik pulang mudiknya semata saja. Mudik adalah tanda keberhasilan. Mudik adalah tanda kemenangan. Mudik adalah tanda kesucian kembali. Maka sesungguhya bagai siapapun yang menjalankan ibadah puasa dengan sebaik-baiknya maka dia pasti dijamin akan MUDIK. Demikian juga bagi mereka yang berpuasa hanya sebatas menahan makan dan minum saja maka sesungguhnya mereka hanyalah mendapatkan haus dan dahaga saja, artinya mereka hanya mudik untuk memperoleh lelah dan cape saja.

Semoga kita semua termasuk dalam golongan mereka yang mudik dalam kemenangan. aminnn…

Selamat mudik..

Hati-hati dalam perjalanan….

Selamat hari raya Idul Fitri..

Mohon maaf Lahir dan Bathin…

, , , , ,

Comments are closed.