Home » EMBUN PENYEJUK IMAN, SOSIAL » Indahnya puasa di Indonesia
May
16

Notonogoro.com

Besok segenap umat Islam akan melaksanakan ibadah puasa Ramadhan.  Semoga kita semua diberikan dan mendapatkan segala kemudahan, kekhusuan dan keberkahan dari ibadah puasa Ramadhan ini. Jika kita mau perhatikan apa yang dilakukan oleh segenap kita dalam rangka menyambut bulan puasa Ramadhan ini, akan terasa betapa indah dan kayanya Indonesia yang kita cintai ini. Penuh dengan kekayaan budaya. Kolaborasi antara budaya lokal dengan ajaran agama. Coba perhatikan, dua minggu sebelum bulan puasa datang segenap umat Islam sudah banyak yang melakukan nyekar ke makan keluarganya. Mereka membawa bunga dan air mawar untuk disebar dan disiramkan ke setiap makam keluarganya sambil menyampaikan segala doa bagi kebaikan untuk almarhum dan almarhumah keluarganya. Kejadian ini adalah satu bukti kolaborasi indah berbagi rezeki dan berbagi kebahagiaan. Muncul banyak penjual kembang dan air mawar dadakan. Muncul tukang parkir dadakan juga. Muncul pedagang asongan juga. Muncul para pendoa juga yang jumlahnya lebih banyak dari sebelumnya. Muncul tukang bersih-bersih makam dalam jumlah sangat banyak. Mengalir dengan sangat deras uang dua ribuan, lima ribuan, sepuluh ribuan sampai ratusan ribuan dalam setiap tempat pemakaman. Lumayan besar jumlah uang mengalir dalam aktifitas ini sebagai bagian dari budaya lokal yang penuh dengan berbagi dan beramal. Indah…sungguh indah..

Ada lagi satu kegiatabnn yang sangat seru yaitu kumpul keluarga dalam balutan istilah Munggah puasa. Ini adalah acara makan besar bersama-sama keluarga besar. Orang tua, bapak ibu, kakek nenek, anak, menantu dan cucu cicit hadir. Inti dari agenda budaya munggah ini adalah membersihkan diri sebelum melakukan ibadah puasa. Membersihkan diri melalui saling memaafkan satu dengan lainnya dalam suasana bahagia. Makanan yang tidak biasa justru diada-adakan untuk menciptakan kebahagiaan keluarga. Bukan lah buang-buang uang, bukanlah pamer, bukanlah sombong. Hal ini semata-mata menggambarkan betapa bahagianya kita kedatangan bulan puasa Ramadhan yang penuh dengan berkah dan ampunan. Walaupun ada saja sebagian kita yang menilai lain hal ini dengan membandingkan antara tidak makan dan tidak minum pada saat puasa dengan makan-makan besar saat munggah puasa. Mau menahan hawa nafsu kok malah umbar nafsu… Tidak salah juga sih pendapat seperti ini karena memang faktanya seperti itu. Namun sesungguhnya para guru dan leluhur kita menggaris bawahi ajaran dan makna sesungguhnya Munggah puasa adalah membersihkan diri dari segala dosa, sirik, dengki, dendam, pikiran jelek diantara keluarga dan tetangga. Hal ini juga dilakukan oleh segenap kita dengan mengirim ucapakn mohon maaf lahir bathin sebelum puasa dimulai.

Jelas ini tentu mempunyai makna yang sama dengan munggah puasa. Bersihkan diri dan berbahagialah dalam melakukan ibadah puasa.  Dalam puasa ramadhan harus tercipa suasana damai dan tenang. Suasana penuh kasih. Suasana penuh cinta. Suasana berbuat baik dan berbagai suasana indah lainnya. Keindahan bulan puasa Ramadhan ini sangat banyak jenisnya di negara kita ini. Hal ini mencerminkan negara kita memang indah dan menyenangkan jika semuanya atau segenap kita mau sadar diri akan siapa kita sesungguhnya, akan apa makna Indonesia sesungguhnya. Kembalilah kepada nilai luhur bangsa ini yang agamais penuh toleransi. Sebarkan kedamaian dan kebahagian setiap saat diantara kita….

Semoga Ibadah puasa Ramadhan ini selalu memberikan segala kebaikan kepada kita, keluarga, bangsa dan negara Indonesia…

terlalu indah Indonesia untuk di sia-siakan….

 

, , , , ,

Comments are closed.