Home » EMBUN PENYEJUK IMAN » bisa kah melawan hawa nafsu
Mar
09

Notonogoro.com

Tentunya kita semua tahu apa itu hawa nafsu. Ya hawa nafsu ada dalam diri kita semua. Hawa nafsu dan cinta adalah dua sisi uang yang sama. kadang sangat sulit membedakan yang mana hawa nafsu yang mana cinta. keduanya bahkan bisa datang dan muncul secara bersamaan. Orang tua kita juga selalu saja mengajari kita untuk tidak mengumbar hawa nafsu. Karena hawa nafsu bisa membuat kita menjadi lupa diri yang pada akhirnya membawa pada sesuatu yang tidak baik. Demikian selalu nasihat dari orang tua. Nasihat seperti itu tentunya masih sangat valid sampai dengan sekarang dan masa selanjutnya. Selama ada kehidupan manusia maka selama itu pula nasihat tersebut tetap berlaku.Agama kita telah membagi berbagai jenis hawa nafsu yang ada dalam diri kita. Silahkan cari, baca dan pelajari tentang jenis atau macam hawa nafsu ini. Hawa nafsu tidak selamanya berkonotasi jelek. Hawa nafsu tentu juga sangat bermanfaat bagi kita sebagaimana manfaatnya cinta. Makan dan minum juga adalah bagian dari hawa nafsu. kalau kita tidak memiliki hafsu makan dan minum maka kita akan tahu apa  akibatnya bagi tubuh kita. Bahkan katanya ada hawa nafsu yang sudah mendapatkan berkah Tuhan sehingga banyak orang yang berusaha keras mendapatkan hawa nafsu tersebut.

Disini tidak akan berat-berat membahas berbagai jenis hawa nafsu tersebut. Yang ringan-ringan saja. Pertama, tidak ada diantara kita yang tidak memiliki hawa nafsu. Semua juga pasti punya hawa nafsu dalam dirinya. Kedua, Tidak selamanya hawa nafsu itu jelek dan tidak bermanfaat bagi kita. Selain itu, yang paling sering kita dengar atau bahkan kita katakan yaitu “lawan hawa nafsu anda” atau bahkan “Perangi hawa nafsu anda”.

Perang melawan hawa nafsu bukanlah perang yang kecil. sangat sulit melawan hawa nafsu. Bahkan muncul pertanyaan apakah kita bisa menang melawan hawa nafsu? Hawa nafsu yang mana yang harus kita lawan?. jadi makna sesungguhnya dari melawan dan perang melawan hawa nafsu adalah “Mengendalikan hawa nafsu”. Karena jika kita menang perang melawan hawa nafsu maka berarti kita sudah tidak memiliki hawa nafsu lagi dalam diri kita. kalau dalam diri kita sudah tidak lagi ada hawa nafsu  maka kita sudah bukan manusia lagi. kenapa? karena hawa nafsu adalah salah satu sifat esensi manusia. Esensi artinya mutlak harus ada. jadi kalau tidak ada hawa nafsu ya bukan manusia lagi.

jadi bukan menang dan menghilangkan hawa nafsu tetapi kendalikan hawa nafsu kita. Makanlah sebelum lapar dan berhentilah makan sebelum kenyang. Ini adalah salah satu ajaran mengendalikan hawa nafsu. kalau makan setelah lapar maka makannya akan lepas kontrol. Ingat bagi mereka yang buka puasa biasanya makannya luar biasa banyak bahkan lebih banyak dari saat tidak puasa.

Kita bisa mengendalikan hawa nafsu tetapi sepertinya kita tidak akan bisa mengalahkan atau meniadakan hawa nafsu. Hawa nafsu yang dikendalikan tidak berarti hawa nafsunya hilang. Bagaimana cara mengendalikan hawa nafsu? ya harus belajar eling atau sadar diri. Jika merasa ada dorongan besar atau hasrat besar dan  kuat untuk melakukan sesuatu, maka eling, tarik nafas dan renungkan sejenak apakah sesuatu yang akan dilakukan tersebut baik atau buruk. Jika buruk maka berusaha keraslah untuk tidak mengikuti dorongan kuat tersebut. Alihkan pikiran ke hal yangh positif. Semua ini perlu waktu dan terus menerus di coba. Tidak bisa hanya sesekali saja. Butuh waktu lama..

Inti kunci mengendalikan hawa nafsu adalah syukuri apa yang terjadi, syukuri apa yang ada, tersenyum dan tersenyum saja.

, , , , , , ,

Comments are closed.