Home » Uncategorized » Maksa mewah
Feb
22

Maksa mewah

Notonogoro.com

Tidak usah kali ya kita omongin dunia, kita omongin aja kehidupan disekitar kita sekarang ini. Coba deh perhatikan dengan seksama hidup keseharian sekitar kita. Rata-rata pasti mempunyai handphone, terserah mau yang low end atau yang high end, pokoknya punya alat komunikasi. Rata-rata punya kendaraan bermotor, terserah mau sepeda motor atau mobil mewah. Rata-rata suka jajan kuliner di luar, terserah mau kuliner tenda atau kelas hotelan. Rata-rata belanja di mall, terserah mau beli kaos obralan atau tas original ber merk dunia. Rata-rata melakukan update status di medsos, terserah mau info kering apa adanya atau pamer kehebatan. Rata-rata suka nongkrong ngopi bareng, terserah mau di kopi sasetan air panas atau cafe terkenal. Banyak lagi hal-hal disekitar kita yang sering dilakukan oleh kita dan sekitar kita sebagai bagian dari dinamika hidup dan kehidupan saat ini.  Jika hanya sekedar memenuhi kebutuhan semata, karena butuh atau terpaksa jadi butuh, ya gak apa apa. Tetapi kalau hal tersebut menjadi bagian dari pamer diri, nah itu baru gak apa apa juga. Semua adalah hak masing-masing dengan masing-masing pilihan.

Namun ada sebagian dari kita atau sekitar kita, yang entah kenapa, yang namanya eksis atau keren atau gengsi menjadi kebutuhan hidup nomor satu. Yang namanya hidup mewah atau sok mewah menjadi kesehariannya. Yang namanya pamer status menjadi kewajiban setiap harinya. Kalau punya uang sih ya gap apa-apa juga. Paling masuk dalam kelompok orang yang hedon. Hedon adalah mereka yang suka pamer status dengan prinsip uang ya uang gue, mau gue pake untuk apaan kek terserah gue. Ngapain lu pada usil. Sirik tanda tidak mampu. itulah cara berpikir berbasis hawa nafsu dari kelompok hedon.

Sebenarnya bukan hedonnya yang jadi masalah. Tetapi sok hedonnya itu loh yang bikin geleng-geleng kepala. Sok hedon maksudnya adalah nyohor. Nyohor adalah maksa. Maksa adalah besar pasak dari pada tiang. Biarin miskin yang penting keren. Biarin hutang selebar kebon yang penting keren. Biarin dirumah makan nasi garam yang penting keren. Biarin tinggal dirumah sumpek bocor yang penting penampilan keren. Biarin pulsanya ngeteng yang penting handphone cap apel kan keren. Biarin tagihan kartu kredit numpuk dan bayar minimum doang yang penting eksis pan keren. Biarin mandi di kamar mandi umum yang penting wangi mantap kan keren. Biarin pake barang palsu yang penting ber merk keren. Biarin beli dan pake barang bekas yang penting asli dan keren kan…..

Nah.. Hedon palsu atau hedon maksa ini yang lucu. Logika matematiknya jelas tidak ada. Wong miskin kok maksa keren ya pasti ngutang lah. Hedon asli saja sudah hawa nafsu. Hedon asli maksudnya hedon yang didukung oleh sumber uang besar, terserah mau halal atau hasil korupsi tuh uang, yang penting gak maksa dan gak ngutang. Hedon palsu sudah pasti hawa nafsunya berkali-kali lipat kali ya… Sudah miskin, maksa, ngutang, malsuin barang demi keren dan eksis di pergaulan. Jelas lucu kan ya…¬†karena walaupun bagaimana, yang asli dengan yang palsu pasti berbeda dong. Mau dimirip-miripin bagaimanapun tetap aja beda bro.

Kenapa ya kok banyak orang yang mau jadi hedon palsu atau biar miskin asal keren atau biar ngutang yang penting keren? apa ya isi kepalanya? Seharusnya kam kalau orang gak punya uang pasti hidupnya penah hemat dan sangat serba ekonomis. Biarin.. yang penting bisa makan walau apa adanya. Biarin.. yang penting pakai baju walau ada sobeknya. Biarin..jalan kaki yang penting anak sekolah. Nah kan harusnya begitu cara hidupnya. Bersyukur walau masih penuh perjuangan hidup. Tetapi kalau miskin tetapi ingin tampil mewah dan keren pasti bawaan oroknya sudah seperti itu. Mereka tidak terima fakta bahwa mereka miskin atau setidaknya tidak punya modal untuk hidup mewah dan keren. Bagaimana caranya pokoknya gue harus jaga gengsi, harus tampil keren dan sok mewah. Gila aja.. udah miskin terus hidup dekil.. sori aja ya… gak ada dalam kamus gue hidup seperti itu…

Kebayang gak sih kalau suatu saat tidak bisa bayar hutang terus hidup jadi blangsak gak karuan? atau akhirnya lu pada jual diri kali ya… jual diri dalam arti kata melacur maupun jual diri dalam arti kata menipu atau jual diri dalam arti kata pungli dan korupsi… Pokoknya berjuang dan terus berjuang untuk tampil keren….

Ya sudahlah… itu sih pilihan masing-masing. Setiap pilihan pasti ada konsekuensinya…

Terserah deh mau hedon asli kek. mau hedon palsu kek… ap tu yu bro and sis

Comments are closed.