Home » EMBUN PENYEJUK IMAN, SOSIAL » Kubu-kubuan
Jul
28

Notonogoro.com

Setelah terkena Serangan Malas beberapa waktu yang lalu dan ternyata serangan tersebut masih ada dan masih malas. Walaupun sudah tahu bahwa sekarang ini adalah periode yang penuh dengan kegaduhan namun tetap saja tidak nyaman juga kakau setiap saat selalu disajikan kegaduhan yang terus datang silih berganti. Jujur saja, makna dari setiap kegaduhan yang ada adalah sinyal dari alam yang menunjukan masalah yang ada dinegara dan bangsa ini. Sinyal alam ini ditujukan untuk segenap bangsa Indonesia agar bangsa ini tahu apa saja masalah yang ada, siapa pembuat masalah tersebut dan apa yang harus dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut dan siapa yang akan memimpin bangsa ini untuk menyelesaikan semua masalah yang ada tersebut.

Tetapi bagaimana ya… mau ikut bikin masalah, mau ikut menyelesaikan masalah atau mau jadi penonton saja dan melihat apa yang terjadi. Kalau ada yang lucu ya kita ketawa, kalau ada yang agak lucu ya kita tersenyum, kalau ada yang nyebelin dan kebangetan ya kita urut dada saja. Semua itu adalah pilihan. Mau masuk ke kelompok Maju terus pantang mundur, atau mau masuk ke kelompok yang ketakukan dan penuh curiga terus, atau mau masuk ke kelompok yang tidak senang dan menyalahkan terus, atau mau masuk ke kelompok yang ragu dan ragu terus, atau mau masuk ke kelompok yang menilai dan menilai terus, atau mau masuk ke kelompok yang tenang, penuh senyum dan berdoa melihat semua yang terjadi dinegara ini, atau mau masuk ke kelompok umum yaitu masa bodo yang penting bisa kerja dan bisa makan…

Semua itu ada pilihan yang ada dan terdserah mau masuk kubu-kubuan yang mana. Bebas saja kok, yang penting jangan melanggar hukum. Namun sebaiknya kita masuk ke kelompok yang umum saja atau masuk kekelompok yang tenang dan selalu mendoakan yang terbaik untuk bangsa dan negara ini. Semoga negara ini akhirnya akan menjadi negara yang besar, gemah ripah loh jinawi penuh keadilan dan memainkan peran besar dikancah internasional.. amin…

, , , ,

Comments are closed.