Home » PENDIDIKAN » Jam sekolah
Jun
15

Jam sekolah

Notonogoro.com

Sekarang sedang seru perbincangan tentang waktu atau lamanya siswa belajar di sekolah setiap harinya. Idenya adalah 5 hari kerja dan 8 jam sehari. Apakah 8 jam sehari ini untuk semua jenjang pendidikan atau berbeda-beda dan yang 8 jam adalah hanya di jenjang SMA saja. Kalau anak SD juga 8 jam sehari sepertinya sangat memberatkan anak didik dan orang tua. Umumnya sih ada perbedaaan setiap jenjangnya. Seperti di Jepang, Singapura, Korea Selatan, Inggris dan lainnya waktu belajarnya berbeda setiap jenjang nya. Untuk pendidikan dasar sekitar 5-6 jam, pendidikan menengah sekitar 6-7 jam dan untuk pendidikan atas sekitar 8-9 jam. Jadi sebenarnya pendidikan 8 jam sehari adalah hal yang sangat wajar, umum dan bahkan dibutuhkan dinegara ini.

Hanya permasalahannya adalah apakah perubahan menjadi 5 hari x 8 jam/hari ini sesuai dengan UU pendidikan atau justru bertabrakan dengan UU pendidikan. Tentu yang paling tepat adalah segala sesuatunya harus masuk dan diatur oleh UU pendidikan. Tidak tepat kalau perubahan ini hanya sebatas keputusan presiden, apalagi hanya sebatas keputusan mentri. Bahaya kalau hanya keputusan mentri karena bisa tidak sinkron dengan kebutuhan mentri yang lain, misalnya kementrian agama. sangat disayangkan jika ide yang bagus ini dilaksanakan tergesa-gesa dan bermasalah ditengah jalan.

Entah bagaimana sebenarnya yang terjadi, tetapi rasa-rasanya kok sosialisasinya tidak terdengar dimana-mana. Ini tentang pendidikan loh… Ini tentang masa depan generasi kita loh… Ini tentang masa depan bangsa dan negara ini loh.. Kok dilakukan atau diputuskan terlalu prematur. Maaf ya kalau dibilang terlalu premature. Mentri Agama saja masih tidak jelas tentang hal ini, lalu bagaimana dengan masyarakat?. Wajar kan kalau masyarakat menilai hal ini belum matang dimengerti di pemerintahan pusat?

Sebaiknya sih ditunda satu tahun. Di pelajari lagi, dikaji lagi, di sinkronkan lagi dengan semua pihak terkait termasuk legislatif, tokoh masyarakat, tokoh agama. Bahas detail jenjang mana saja yang 8 jam, bagaimana kurikulum di dalam kelasnya, bagaimana kurikulum di luar kelas nya, bagaimana nasib madrasah.

Ingat…! banyak orang pintar tetapi lemah dalam implementasi. Semua hanya bagus diatas kertas tetapi ribet di implementasi. Sebaiknya orang pinter hanya sebagai pemikir saja dan jangan mengambil keputusan. Kecuali jika orang pinter tersebut memiliki kemampuan manajerial yang mumpuni dab bukan hanya manajerial konsep semata….

Jangan sampai slogan ganti pemerintah ganti kebijakan pendidikan.. Ganti pemerintah ganti sistim pendidikan… Padahal yang dididik dan yang mendidik tetap sama saja, itu-itu juga…. Jangan-jangan masalah besarnya ada di atas dan bukan dipelaksana lapangan…

Yang tidak kalah pentingnya dan sangat dibutuhkan bangsa ini adalah pendidikan akhlak dan agama yang semakin kuat….

Bekali anak-anak generasi bangsa dengan akhlak dan agama yang cukup…

Tidak ada jaminan mereka para anak ini akan menjadi pemuda dan pemimpin yang profesional, bersih dan berakhlak baik… tetapi setidaknya sebagai orang tua dan pemerintah telah membekali mereka dengan senjata yang sebaik-baiknya untuk mereka berperang dalam berbakti kepada bangsa, negara, agama, masyarakat dan keluarganya..

, , , ,

Comments are closed.