Home » BUDAYA, REFORMASI, SOSIAL » Hargai Persamaan
Mar
06

Notonogoro.com

Sejak kita kecil hampir kita semua selalu di ajarkan untuk menghargai perbedaan. Ajaran ini sesungguhnya sangat bersifat universal. Artinya seluruh dunia mengakui dan memakai ajaran ini dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Ajaran ini berangkat dari satu kenyataan bahwa segenap isi dunia ini tidaklah sama sebangun. Isi dunia tidaklah homogen. Isi dunia berbeda satu dengan yang lainnya. Oleh karena ada banyak perbedaan  dalam hal ide, pendapat, Agama dan keyakinan maka ajaran menghargai perbedaan menjadi sangat penting dan berguna sekali. Jika sejak awal perbedaan tidak dihargai maka diyakini akan banyak terjadi pertengkaran, perkelahian bahkan sampai dengan peperangan antar negara. Sejarah telah membuktikan hal ini. Makanya jika mau aman dan damai hargailah perbedaan yang ada diantara kita. Kamu dengan saya berbeda agama, kelompok A berbeda ideologi dengan kelompok B, Masjid X berbeda cara Adzannya dengan Masjid Y, Gereja G berbeda aliran dengan gereja H…. dan seterusnya… hargailah itu..demikianlah yang terjadi sapai dengan saat ini.

Namun adakah diantara kita yang mempelajari apa yang terjadi dengan energi “hargailah perbedaan” dan potensi masalah dari “hargailah perbedaan”? Ajaran ini terbentuk didasari oleh kekhawatiran tidak adanya kedamaian karena tidak mau saling menghargai satu dengan yang lainnya. Jika masing-masing pihak yang berbeda keukeuh dengan pendapatnya masing-masing maka perpecahan adalah satu kemungkinan besar untuk terjadi. dimanapun dan oleh siapapun. Tidak ada yang salah dengan ajaran ini. Memang demikianlah yang ada sekarang ini. Namun tahukan kita bahwa sesungguhnya ajaran ini memiliki energi negatif yang cukup besar yang berpotensi menjadi konflik yang besar juga. Kenapa?

Karena ajaran ini telah memaksa kita semua penganutnya untuk mengakui bahwa “Kita berbeda..”. Dengan mengakui kita berbeda maka energi negatiflah yang muncul dan masuk dalam alam bawah sadar setiap orang yang mengakui perbedaan tersebut. Alam bawah sadarnya bilang bahwa “kamu tidak sama dengan saya…”. Nilai inilah yang tertanam sangat kuat dalam alam bawah sadar kita. Yes memang tidak ada apa-apa saat ini antara kamu dan saya, antara kelompok A dan kelompok B, semua aman-aman saja. tetapi sesungguhnya.. sekali lagi,,tetapi sesungguhnya alam bawah sadar masing-masing kita sudah menyatakan bahwa “kita berbeda…”

Sejarah menunjukan, pada saat perbedaan itu sudah tidak bisa lagi sama-sama dihargai.. maka Booomm!!! masalah muncul, kekerasan mewujud, peperangan terjadi… Tahukan kita kenapa hal ini terjadi?… Ini terjadi karena “energi kita berbeda..” yang demikian kuat dan menguasai masing-masing pihak. Bukan hanya kelompok A, bukan hanya Wialayah W, bukan hanya negara N… tetapi juga antar individupun bisa mengalami “Booomm energi hargai perbedaan” ini kapan saja dan dimana saja. Suka tidak suka, setuju tidak setuju, ini adalah fakta yang terjadi ditengah kita…

Oleh karena itu, mari coba kita pikirkan dan kita rubah cara kita berpikir. Kita rubah ajaran hargai perbedaan dengan “HARGAI PERSAMAAN” atau “HARGAI KEMIRIPAN”. Pelajari, lihat dan rasakan energi apa yang muncul dan masuk dalam alam bawah sadar kita. Ternyata yang muncul dari “hargai persamaan atau kemiripan” adalah energi positif. Energi yang penuh dengan kekuatan persaudaraan. Energi yang penuh dengan kekuatan silaturahmi. Kenapa energi positif yang muncul? karena pikiran kita mengatakan dan menyatakan bahwa “kita sama, kita serupa atau kita mirip”. Nilai ini yang masuk dan duduk manis dalam alam bawah sadar kita.  Tidak ada perbedaan diantara kita, sama sekali tidak ada….Sulit untuk muncul energi negatif yang membawa perbedaan karena diri kita sudah di bentengi oleh “energi positip kita sama, kita serupa dan kita mirip”.  Sungguh indah energi ini, damai, tenang dan penuh senyum..

Bagaimana penerapan dalam kehidupan sehari-hari? ya mudah saja… selalu cari apa yang sama, serupa atau mirip diantara kita, itu saja. Jangan pernah cari apa perbedaan kita. Misalnya perbedaan agama, maka kita dengan ajaran ini akan mengatakan “kita sama-sama percaya Tuhan, kita sama-sama makhluk ciptaan Tuhan”. Perbedaan pilihan Pilkada, maka kita dengan ajaran ini akan bilang “kita sama-sama menjalankan hak konstitusi kita, kita sama-sama ingin daerah kita maju, kita sama-sama ingin pemimpin yang baik”. Suami maunya ke Bandung dan istri maunya ke Cirebon, maka sang suami dan sang istri dengan ajaran ini akan mengatakan “kita ingin pergi bersama-sama, kita akan menginap berduaan saja, kita akan ke Bandung dan minggu depan kita akan ke Cirebon”.

Ajaran “Hargai persamaan atau kemiripan” akan jauh lebih indah dan damai karena kita tidak pernah memasukan nilai perbedaan kedalam alam bawah sadar kita. Kita selalu penuh dengan saling pengertian, saling asih, asah dan asuh…. Ajaran ini muncul untuk memperbaiki ajaran hargai perbedaan yang ternyata justru banyak menyimpan potensi konflik.

jadi mari bersama kita mulai yakini dan jalankan ajaran “HARGAI PERSAMAAN, HARGAI KEMIRIPAN”…. DUNIA AKAN INDAH DAMAI..

, , , , , , ,

Comments are closed.