Home » POLITIK, REFORMASI, SOSIAL » Tuntas sudah 3S
Mar
03

Notonogoro.com

Dikalangan tertentu di tengah masyarakat di negara ini, ada yang sangat meyakini bahwa presiden Indonesia sejati baru ada 3 saja. Mereka adalah Soekarno, Soeharto dan Susilo Bambang Yudhoyono. Ketiga presiden ini disebut sebagai presiden sejati karena mampu menjalankan amanah tugasnya sesuai dengan waktu yang diberikan. Soekarno jelas dimulai dari jaman perjuangan kemerdekaan, jaman awal kemerdekaan yang dikenal dengan  Orde lama. Dilanjut dengan Soeharto selama puluhan tahun dengan Orde barunya yang melakukan begitu banyak pembangunan di negara ini.  Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY selama 10 tahun yang lebih mengedepankan etika dan sopan santun sebagai seorang pemimpin. Fakta bahwa mereka bertiga mampu menjalankan amanah tugasnya sesuai tuntutan masing-masing zamannya lah yang membuat mereka disebut dan dinilai sebagai presiden sesungguhnya dinegara ini. Peristiwa yang mengiringi proses pergantian dari Soekarno ke Soeharto, dan dari Soeharto ke SBY adalah bagian dari sejarah dinegara ini yang selalu menuntut adanya pergolakan ditengah masyarakat untuk pergantian pemimpin sejatinya. Ketiga presiden ini  bukanlah hanya sekedar nama semata tetapi lebih kepada makna perwakilan ZAMAN dan setiap ZAMAN ada target, tugas dan energi masing-masing.

Mungkin ada juga diantara kita yang masih ingat istilah 3S atau Tri-S. Istilah ini sangat kental terdengar pada masa lalu yaitu pada saat periode akhir kepemimpinan Soeharto. 3S ini adalah Soekarno, Soeharto dan Sutrisno. Hanya sayangnya ternyata zaman dan dunia ini berubah sehingga 3S asli tidak berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Bangsa Indonesia belum siap untuk menghadapi perubahan dunia yang demikian cepat maka diperlukan proses persiapan bangsa ini agar tetap bisa menjalankan tugas dan tanggung jawab mulianya di dunia masa depan. Proses persiapan bangsa dimulai dari sejak turunnya Soeharto sampai dengan sekarang. Makanya tidak heran jika sejak saat itu selalu ada saja gonjang-ganjing dan kegaduhan dinegara ini. Semua adalah bagian dari proses tersebut yang dalam bahasa lain disebut sebagai proses penyaringan.

Bagaimanan dengan 3S? tetap berjalan tetapi berubah mejadi Soekarno, Soeharto dan Susilo. Dimana Susilo dan Sutrisno mempunyai makna yang hampir sama dan selevel. Namun proses “lepas Zaman” nya antara Sutrisno ke Susilo belum dilaksanakan maka sisa kekuatan energi zaman Soeharto masih sangat dominan sampai dengan sekarang  yang sangat mewarnai apa yang terjadi dinegara ini.

Namun berita baiknya adalah Zaman baru Indonesia sudah akan datang. Indonesia akan bangkit dan muncul memimpin dunia. Agar Zaman baru ini muncul dan mewujud maka serah terima dan lepas zaman harus dilakukan. Proses lepas zaman nya telah dilakukan kemarin yang kejadiannya sangat halus namun sangat mengejutkan bagi segenap manusia Indonesia yang memahami peristiwa ini dari sisi yang berbeda. Dimana kejadiannya dan kapan? kemarin di gedung DPR pada saat sesi foto antara Yang Mulia Raja Salman dengan pemimpin DPR. Setelah sesi foto pertama maka protokoler memanggil pak Sutrisno dan pak Susilo untuk maju dan berfoto dengan Yang Mulia Raja Salman. Langsung kajadian ini menggetarkan tubuh segenap manusia Indonesia yang paham hal ini bahkan banyak yang menangis terharu penuh syukur. Puncak nya adalah jabat tangan antara Yang Mulia Raja Salman dengan Pak Sutrisno dan pak Susilo dan inilah proses lepas zamannya. Inilah akhir dari zaman 3S. selesai sudah era 3S. Tutup buka sudah 3S. Indonesia siap masuk ke era atau zaman baru. Zaman yang jelas berubah dan berbeda dari yang ada sekarang ini.

Dengan telah resminya lepas zaman ini maka Indonesia akan terbebas dari beban energi masa lalu dan akan memasuki era baru dengan tugas, tanggung jawab dan energi yang baru.

Terima kasih Tuhan… Terima kasih 3S… Terima kasih Yang Mulia Raja Salman… Terima kasih Indonesia…

(pasti banyak yang nyinyir dan bilang klenik…. namun banyak juga yang bertanya siapa sebenarnya Yang Mulia Raja Salman… silahkan mundur dan lihat sejarah Indonesia)

, , , , , , , ,

Comments are closed.