Home » POLITIK » Inilah akibatnya kali ya
Oct
01

Inilah akibatnya kali ya

Notonogoro.com

Sampai detik ini SBY masih saja sibuk melakukan pencitraan bahwa dia tidak setuju dengan UU Pilkada yang baru. Terus saja dia menyatakan bahwa ini adalah mencederai demokrasi di Negara ini. SBY juga melakukan claim bahwa rakyat menolak UU ini dan seterusnya. Padahal pada sisi lain ada kelompok dimasyarakat yang justru tidak percaya dengan apa yang ditampilkan oleh SBY dan mereka tetap keukeuh bahwa semua ini hanyalah sandiwara PD. Semua pasti diketahui oleh SBY dan makanya kelompok ini menilai SBY lah justru menjadi bapak anti pilkada langsung. Diyakini juga ada ide ini dimiliki oleh partai PDIP dan koalisinya. Mereka sangat tidak percaya SBY di telikung oleh anak buahnya. SBY kan Ketum, SBY kan presiden dan SBY adalah segala-galanya bagi keluarga PD sebagaimana Megawati di PDIP. Mana mungkin ada yang berani melawan SBY. Situasi ini yang membuat SBY menjadi semakin salang tingkah atau serba salah. Sepertinya SBY sangat khawatir citranya akan rusak di ujung pemerintahannya yang akan masuk dalam catatan sejarah bangsa ini. sepertinya dia takut ini menjadi catatan hitam bagi dirinya.

Ketua Mahkamah Konsitusi sudah menjelaskan bahwa pemerintah tidak bisa membawa UU ini ke MK karena pemerintah tela menyetujui UU ini melalui wakilnya yaitu Mentri Dalam Negri. Tidak boleh tentunya anak buahnya setuju lalu bapaknya mempermasalahkan ke MK karena mereka adalah satu sebagai satu pemerintahan. Yusril sebagai ahli hukum konstitusi menyarankan agar SBY tidak tanda tangan UU ini dan Jokowi juga tidak tanda tangan sehingga UU ini tidak bisa berlaku. Kenapa? Karena aturan 30 hari belaku otomatis itu tidak dalam konteks ganti presiden, jadi konteksnya adalah presiden itu-itu juga orang nya. Dengan tidak berlaku otomatis maka Jokowi bisa mengusulkan perubahan UU Pilkada ini ke DPR. Lalu apakah SBY berani tidak tanda tangan sementara dia katanya taat hukum, taat konstitusi dan demokrat sejati. diatas kertas dia tidak berani, artinya SBY tetap tanda tangani UU Pilkada ini.

Tetapi jika SBY dan Jokowi mengikuti saran Yusril apakah yang akan terjadi? Perang antara Jokowi dengan DPR pasti langsung terjadi. Kenapa? DPR pasti tidak mau membawa ke MK masalah ini dan DPR akan langsung menyerang Jokowi sebagai tidak taat konstitusi. Maka perang menuju impeachment langsung dimulai. Jika hal ini terjadi apakah ini satu kebetulan belaka? Atau hal ini adalah scenario tingkat tinggi untuk menjatuhkan pemerintahan Jokowi. semua kecurigaan pasti akan otomatis lahir setiap ada putusan baru terkait UU Pilkada ini. semua pasti akan saling curiga dan menghitung segala resiko nya. Yang pasti Koalisi Merah Putih berisi politikus terbaik di Negara ini. yang sudah teruji segala permainan dan kecerdikannya.

Tapia pa sih yang sebenarnya menjadi akar dari keseruan ini?… ternyata jika berdasar fakta semua ini terjadi karena Walkout nya PD dari sidang Paripurna DPR kemarin ini. walkout ini bukanlah urusan partai lain. Bukan juga urusan rakyat. Ini adalah urusan internal PD atau partai Demokrat. Sesederhana itu kan inti masalahnya. Seharusnya SBY kalau tidak puas dengan kerja anak buahnya ya silahkan di urus di internal PD. Buat penyelidikan kek, buat sidang etik kek, buat sanksi kek. Jadi bukan malah membuat pendapat pribadi yang justru membuat sebagian masyrakat malah jadi bingung. Ini SBY maunya apa sih… kok masalah internal dijelek-jelekan sendiri keluar. Jangan dong masalah internal PD disikapi sebagai pribadi SBY saja. karena walau bagaimanapun SBY tetal sebagai Ketum dan Presiden. Tidak bisa di pisahkan SBY sebagai pribadi. Jadi terasa sekali jika walkout PD ini bukanlah scenario besar elite politik maka SBY hanya sibuk melakukan pencitraan untuk dirinya sendiri. seharusnya kan dia dengan bijak menjelaskan secara politik kenapa PD melakukan walkout. Misalnya dia bisa bilang andaikan walkout PD diikuti oleh walkoutnya PDIP dan koalisinya maka kan tidak qorum sidang paripurna tersebut dan akhirnya menjadi batal pengesahan UU Pilkada tersebut. hal ini kan jadi jelas. PD tidak disalahkan dan justru PD menjadi pahlawan. Kemudian dilanjutkan dengan pernyataan beliau sebagai presiden yang akan taat konstitusi atau berdiskusi dengan banyak pihak sebelum melakukan tanda tangan. Kan enak kalo seperti ini.

Jadi keseruan UU Pilkada ini adalah akibat ada pejabat yang salah mengambil sikap yang akhirnya membuat seru dunia jagat Indonesia. inilah akibatnya jika pempimpin lupa posisi…

Apa iya SBY mau mengeluarkan Perpu Pilkada? Emangnya dalam situasi genting? Dilaksanakan saja belum kok sudah di Perpu kan… justru semakin seru dan lucu gonjang ganjing ini….

Kita sih lihat dan sikapi saja dengan syukur dan berkati saja apa yang terjadi… jangan terjebak ikut-ikutan membuat rusuh suasana… biarkan mereka yang melakukan gonjang ganjing ini… memang sudah begitu kok zaman nya…

Ambil saja hikmah nya.. jangan menilai dan jangan berpihak….

, , , , , , , , , , , , , ,

Comments are closed.