Home » POLITIK, SOSIAL » Banyak butuh Dahlan, Jokowi dan Ahok
Jul
23

Notogoro.com

Secara jujur dan bijak haruslah kita akui bahwa adanya Dahlas Iskan, Jokowi dan Ahok telah membawa warna baru pemimpinn dan kepemimpinan dinegeri ini. mereka bertiga akhir-akhir ini sangat menonjol dan memberi warna baru yang lebih cerah dibandingkan warna dari pemimpin yang ada termasuk presiden sekalipun. Mereka datang dari kalangan yang secara ekonomi sudah mapan. Selain itu mereka juga datang dari keluarga dengan iman dan taqwa yang baik kepada Tuhannya. Jadi nafsu dunia dan nafsu kekuasaan jauh dari mengganggu mereka. Sampai dengan sekarang terkesan tidak ada niat dari mereka untuk mengambil keuntungan dari jabatan yang mereka pegang sekarang ini. jabatan yang sangat bergengsi dengan accountability triliunan rupiah. Tidak heran tentunya jika siapapun yang memegang jabatan ini sebelumnya sangat bergelimang dengan uang dan kekayaan yang melimpah.

Dengan kekayaan yang mereka milki maka kata cukup sudah mengalir dalam diri mereka. Untuk apa lagi mencari kekayaan dari cara korupsi? Mau dibawa kemana kekayaan yang ada? Yang ada sekarang saja tidak habis dipakai kok masih mau mencuri juga. Jangan-jangan gaji mereka utuh disimpan sebagai kenang-kenangan kali ya. Atau justru sudah dipakai untuk keperluan agama dan masyarakat kecil yang membutuhkan. Mereka cukup makan dari uang da kekayaan yang sudah ada ditangan mereka saja sekarang ini. luar biasa manusia seperti ini.

Yang ada dalam hati dan pikiran mereka hanyalah bekerja keras mengabdi untuk bangsa dan Negara nya. Yes mereka mau tidak mau, langsung tidak langsung masuk dalam dunia politik. Tetapi politik bagi mereka hanya sekedar sesuatu yang tidak bisa dihindari untuk mengabdi lebih kepada negaranya. Hanya sekedar kendaraan yang harus dipakai dan bukan kendaraan untuk menari kekuasaan apalagi kekayaan tidak halal. Politik mereka adalah politik yang sangat manusiawi, politik yang sangat agamais, politik yang sangat mencerdaskan siapapun, politik yang memberikan keuntungan sebesar-besarnya bagi rakyat, bangsa dan Negara nya.

Tentu banyak yang suka dan menjadikan mereka sebagai favorit serta panutan dalam hidupnya. Namun banyak juga yang tidak suka dan menjadikan mereka sebagai musuh yang menyebalkan. Menjadikan mereka sebagai manusia yang menyusahkan mereka. Menjadikan mereka sebagi orang yang sok tahu dan sok suci, jelas mereka yang tidak suka dengan ketiga manusia ini adalah mereka yang menjadikan hawa nafsu syetan sebagai Tuhannya. Hal ini jelas tidak terbantahkan. Bagaimana mungkin kita membenci kepada manusia yang bersih, jujur, ikhlas mengabdi serta bekerja keras untuk bangsa dan negaranya. Hanya orang gila yang tidak bisa menerima mereka.

Jelas sekali bangsa dan Negara ini butuh ribuan pemimpin seperti mereka. Pemimpin yang bersih dan cerdas lahir bathin. Pemimpin yang tanpa pamrih. Pemimpin yang berani dan cepat mengambil keputusan. Pemimpin yang turun langsung kebawah. Pemimpin yang mampu membawa dan menjalankan perubahan. Pemimpin yang merakyat. Pemimpin yang tidak mau melakukan korupsi. Pemimpin yang menjadikan rakyat, bangsa dan negaranya sebagai atasan mereka.

Mereka pasti punya kekurangan karena memang tidak ada yang sempurna. Namun dengan kekurangan dan kelebihan yang dimiliki mereka teguh mengabdi untuk bangsa dan negaranya tanpa pamrih. Tidak berarti mereka tanpa dosa, tidak berarti mereka tidak punya kesalahan. Dosa dan kesalahan adalah milik kita semua. Tetapi hati yang bersih adalah harta yang tidak ternilai dan merupakan karunia yang tidak bisa dibeli dengan uang korupsi sebesar apapun.

Seharusnya mereka tidak harus naik jabatan pada periode berikutnya. Maksudnya adalah BUMN masih butuh Dahlan Iskan sampai BUMN menjadi mesin uang bagi Negara ini, sampai BUMN menjadi kebanggaan bangsa dan nagara Indonesia. Jangan ganggu Dahlan dengan jabatan lain tetapi bantulah dia sampai menyelesaikan tugas di BUMN dengan sabik-baiknya. Demikian juga dengan Jokowi dan Ahok. Dukung terus mereka untuk membangun Jakarta dan menyelesaikan semua masalah yang ada. Jadikan Jakarta kota yang membanggakan sebagaimana seharusnya. Jangan ganggu Jokowi dengan Jabatan mentri. Biarkan mereka berdua focus menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya.

Jangan ganggu mereka dan semoga mereka pun tidak tergangggu dengan iming-iming jabatan yang lebih tinggi. Jabatan yang lebih tinggi belum tentu cocok bagi mereka. Jabatan yang lebih tinggi bisa saja hanya akan membuat mereka terpuruk dan gagal dimata masyarakat. Perkuat pertahanan Iman agar tidak mudah tergoda.

Justru kita harus mencari Dahlan baru, Jokowi baru dan Ahok baru… mereka yang baru tersebut pasti ada di negeri ini hanya memang belum tampil kepermukaan. Mereka hanya menunggu waktu saja. Pada akhirnya Negara ini banyak dipimpin oleh manusia-manusia seperti mereka bertiga. Mereka bertiga hanyalah contoh dari alam kepada kita semua…….

Kita tunggu mereka….

, , , , , , , , ,

Comments are closed.