Home » POLITIK » Berpikir pendek
Jan
23

Berpikir pendek

www.notonogoro.com

Sejak era repotmasih memasuki kehidupan di Indungnasia ini maka sangat terlihat sekali semangat untuk mengusung dada masing-masing khususnya pada semua lembaga negaranya. Baik di pemerintahan, parlemen, Mahkamah Agung dan sebagainya.

saya adalah yang paling hebat. Kami  yang membuat undang-undang tersebut. Pada era kitalah tercapai pertumbuhan ekonomi paling tinggi. Mereka lupa bahwa mereka menduduki jabatan tersebut paling lama hanya 5 tahun dan mereka lupa bahwa mereka digaji oleh rakyatnya. Cilakanya mereka berpikir bahwa itu adalah cara yang benar dan reformis.

Dampak dari cara berpikir pendek ini adalah tidak adanya rencana jangka panjang pembangunan negara Indungnasia ini. Rencana yang ada hanyalah sebatas isi kepala dan kemampuan pejabat yang memangku jabatan tersebut sekarang ini. Mana mungkin masalah sedemikian banyaknya bisa diselesaikan dalam jangka waktu sependek itu.

Sebelum era Repotmasih  semua agenda pembangunan dituangkan dalam rencana yang pasti, lima tahun sampai dengan tiga puluh tahun, berisi target yang sangat jelas. Hasilnya adalah seperti yang dinikmati oleh bangsa Indungnasia ini sekarang ini. Dan hasil ini bisa hancur lebur karena dirusak oleh aktifitas pembangunan tanpa rencana yang baik dan benar yang sekarang ini terjadi. Tidak ada satu pejabatpun dinegara Indungnasia ini yang berfikir jangka panjang, bukan karena mereka tidak punya otak,  bukan karena mereka bodoh dan bukan karena mereka kurang pengalaman, tetapi lebih tepat disebut karena mereka sibuk dengan \”pencitraan diri masing-masing\”, mereka ingin disebut sukses, mereka ingin disebut berhasil dan mereka ingin dipilih lagi menjadi pejabat. Hanya itu saja kok sebabnya….gila kan..

Kasihan sekali rakyat dinegara Indungnasia ini. Mereka melihat, merasakan dan sadar akan situasi dan kondisi ini tetapi mereka tidak bisa berbuat banyak karena sebagian  mereka sangat senang dan menikmati situasi ini. Cilakanya mereka ini adalah termasuk orang-orang pintar, orang-orang sekolahan. Terbutakan hati dan pikiran mereka oleh hawa nafsu mereka sendiri.

Jangankan rencana 30 tahun kedepan, rencana 5 tahun kedepan saja tidak nyambung satu dengan yang lainnya. mau bayar pajak saja masih ruwet, mau bikin KTP aja bisa panjang urusannya, macet ada dimana-mana, capek-capek sekolah bisa hancur hanya dalam 1 minggu ujian nasional Indungnasia, pungli masih jadi budaya, hukum masih diperdagangkan. Apanya yang reformasi…repotmasih…

USULAN SOLUSI UNTUK NEGARA INDUNGNASIA

Rakyat yang eling di Indungnasia harus bersatu pada mendorong para pejabat yang digaji oleh rakyat tersebut untuk kembali membuat rencana jangka pendek, menengah dan panjang dalam bentuk undang-undang. Siapapun harus menjadikan rencana ini sebagai dasar acuan kebijakan teknis dan operasional dimasing-masing wilayah tugas dan tanggung jawabnya. Mau selesai dalam waktu satu hari, satu tahun, sepuluh tahun atau tiga puluh tahun tidak menjadi masalah karena memang rakyat Indungnasia setuju dan tercermin dalam undang-undang tersebut.  Mereka hanyalah pelaksana dan melaksanakan tugas yang diberikan oleh rakyat, mereka bukan juragan dan mereka bukan pemilik negara Indungnasia ini.

Dijamin, dengan perencanaan yang baik dan benar maka Indungnasia ini akan keluar dari masalah yang dihadapi sekarang ini dan menjadi negara yang bahagia lahir bathin dan diakui oleh negara lain di Notonogoro.

, ,

Comments are closed.

« « Euforia sepakbola About » »