Home » HUKUM » Hebatnya Gayus
Jan
20

Hebatnya Gayus

Notonogoro.com

Sesuai pada tulisan tajuk sebelumnya tentang Gayus sekarang ini semakin terlihat kehebatan dia. Pinter banget. Tenang banget. Licin banget. Strateginya yahut banget. Pokoknya kebangetan lah. Hal ini semakin menimbulkan pertanyaan siapa si dia ini. Ada siapa sih dibalik ini semua. Apa iya semua yang ditembakan dia akhir-akhir ini adalah murni hasil oleh pikir dia. Sepertinya sih nggak juga deh. Pasti ada yang bantu dia. Tetapi bagaimana ya mereka membantu Gayus. Gayus kan sedang dipenjara. Bagaimana cara mereka memasok strateginya kepada Gayus. Apa memalui istrinya?..lalu istrinya menyampaikan ke Gayus pada saat membesuknya dipenjara. Mungkin juga sih…

Istrinya kan sudah terbukti menemani Gayus ke luar penjara, maksudnya pelesiran gitu. Kan sang istri tahu kalau suaminya dipenjara dan tidak boleh keluyuran seperti itu. Kenapa dia cuek saja ya. Anehnya juga kenapa kok dia tidak pernah diproses sebagai tersangka atas kasus pelesirannya Gayus ini. Seharusnya kan mengetahui suatu pelanggaran hukum tetapi diam saja apalagi ikut dalam bagian pelanggaran hukum itu sendiri sudah dapat dipastikan menjadi tersangka. Kok ini tenang-tenang saja ya..Dipanggil dan diperiksa sih memang iya, tetapi statusnya itu loo kok nggak berubah juga. Atau memang melakukan hal seperti itu tidak termasuk melanggar hukum? Tetapi mendiamkan seorang tersangka terosis yang menginap dirumahnya maka yang punya rumah kok ditahan dan dituduh membantu teroris ya..aneh bagi awan kali ya…makanya melek hukum looo…

Balik lagi ke aktor utamanya saja ya. Gayus demikian cantik memainkan opini dan seperti sangat mengerti bahwa opini, pendapat atau wacana yang dia sebar dan mainkan akan benar-benar laku dengan keras, panas dan bisa membuat rame orang dan institusi tertentu. Bisa saling perang komentar. Perang argumen. Saling tuduh. Pokoknya rame. Kebakaran jenggot dan semakin liar dan abu-abu proses pemberantasan mafia pajak ini. Hebat kan?…

Dengan santai dia bilang telah menerima uang milyaran rupiah dari grup perusahaan Bakrie. Dengan tenang dia bilang dia menjadi korban dan permainan dari tim independen bentukan polisi. Dengan heroik dia bilang masih banyak oemain kakap di Ditektorat Pajak, dia sih Cuma pemain kelas teri saja. Dengan gagah dia bilang presiden sudah tahu siapa pemain kakap mafia pajak. Sekarang dia bilang telah diintimidasi oleh satgas mafia hukum bentukan presiden. Tidak sungkan-sungkan dia juga sebut keterlibatan agen CIA dalam pembuatan passportnya. Coba disimak lagi pernyataan-pernyataan tersebut. Lugas sekali taktik dan scenarionya. Tetapi yang pasti bukan ditujukan untuk mendapatklan simpati dan belas kasihan masyarakat. Tentu bukan itu tujuannya. Lagi pula masyarakat sampai kiamat pasti tidak akan suka dia. Sepertinya tujuannya memang ingin membuat rame. Memecah belah semua pihak yang pada akhirnya bola semakin besar dan liar. Sang kakap mulai semakin gerah dan terjadilah jual beli domba lagi. Terjadilah nego-nego lagi. Semua akan selamat atau diselamatkan termasuk Gayus. Dia akan tetap dipenjara tetapi hanya pada kasus kecil saja. sebagian uangnya aman. Keluarganya akan tetap hidup mewah. Dia pada saatnya nanti akan cepat mendapatkan bebas bersyarat. Keluar dari penjara dan hidup mewah lagi. Jadi nggak ada koruptor yang keluar dari penjara menjadi miskin. Tetap saja kaya dan dihormati.

Jika memang scenario ini yang terjadi (moga-moga sih jangan terjadi) maka benar-benar luar biasa negara ini. Semua bisa diatur. Semua penuh sandiwara. Semua penuh kemunafikan. Lagi-lagi uang dan kekuasaan jadi Tuhan. Sabar, sabar….semoga pengganti SBY dapat menyelesaikan semua kebobrokan yang dibongkarĀ  pada zaman SBY ini.

, , , , ,

Comments are closed.