Home » Uncategorized » Generasi muda kunci kebangkitan Indonesia
Jul
24

Notonogoro.com

Sinyal perubahan zaman di Indonesia ini sebenarnya sudah ada. Hanya tergantung kepada kita semua mampu atau tidak membaca sinyal alam tersebut. Diantara sinyal tersebut adalah banyaknya bencana alam yang terjadi di Indonesia. Terbongkarnya praktik mafia hukum. Terbongkarnya permainan di Direktorat Pajak. Timbulnya berbagai organisasi atau gerakan non pemerintah yang mengkritisi dan membantu pemerintah. Masih banyak yang lainnya dan masih akan banyak lagi yang akan timbul. Bukan soal selesai atau tidaknya pemecahan semua masalah yang ada tetapi lebih kepada ada apa dibalik itu semua. Jika dilihat dengan biasa-biasa saja maka semua yang terjadi jadi biasa-biasa saja dan tidak memberikan arti apa-apa. Tetapi jika kita cermati dan renungkan lebih dalam maka terlihat bahwa itu semua memang ada maksudnya. Itu semua hanyalah sinyal alam untuk kita semua agar mempersiapkan diri menyongsong zaman atau era baru di Indonesia ini.

Sebenarnya sudah lama sinyal tersebut timbul yaitu sejak masa akan runtuhnya rezim Orba. Disitulah zaman memberi tanda akan datangnya zaman baru. Tetapi karena ternyata secara mental bangsa ini belum siap maka scenario tersebut menjadi berubah waktu implementasinya. Termasuk hadirnya SBY menjadi presiden pengganti (baca: siapkah SBY). Bangsa ini butuh waktu untuk mempersiapkan mental sekaligus mempersiapkan mental untuk masuk dan memimpin dunia ini. Jadi bukan dicuekin oleh negara lain seperti sekarang ini tetapi benar-benar memainkan peranan penting dan strategis dalam dunia ini.

Sekarang ini sudah ada diskusi bahwa secara ekonomi Indonesia bisa menjadi negara ke lima berpengaruh secara ekonomi didunia ini setelah Brazil, Rusia, India dan China. Artinya Indonesia menjadi negara kelima dan singkatannya menjadi BRICI. Ini bukan khayalan pemerintah tetapi sinyal alam karena memang kita akan kesana dan menjadi pemain utama di dunia ini. Seperti yang dijelaskan diatas memang masih banyak sinyal alam tentang masa depan Indonesia ini. Silahkan saja direnungi.

Lalu apa yang harus kita lakukan. Kita harus mempersiapkan diri. Intinya akan ada dua kelompok besar dalam menuju bangkitnya Indonesia. Kelompok pertama adalah kelompok yang dimanfaatkan alam untuk memberi sinyalnya. Misalnya para pendemo anarkis, koruptor yang tertangkap, pejabat yang geblek, DPR yang sok kuasa, pemerintah yang masih terus bingung, partai politik yang masih banyak dan bikin ruwet, para tokoh yang bikin \”kejutan\” melalui kelompoknya dan sebagainya. Kelompok kedua adalah mereka yang akan dipilih oleh alam untuk memimpin Indonesia. Mereka lebih cenderung belum terlihat atau tepatnya masih disembunyikan tetapi mempelajari semuanya. Mereka dapat dipastikan tidak terlibat langsung dipermukaan dengan hiruk pikuk yang terjadi sekarang ini. Mereka akan muncul pada saatnya nanti.

Dimana kuncinya? Kuncinya adalah generasi muda Indonesia. Generasi mudalah yang akan banyak mengisi proses kebangkitan Indonesia. Mereka sangat cair dan bisa masuk hampir disemua sisi kehidupan berbangsa dan bernegara. Tentunya tidak dalam arti mereka akan menduduki semua jabatan tinggi yang ada. Mereka lebih cenderung menjadi ujung tombak pelaksana perubahan zaman ini. Pemimpinnya tetap manusia-manusia matang yang dikombinasikan dengan manusia terpilih dari generasi muda. Dengan kata lain generasi muda Indonesia bangkit akan memimpin implementasi dalam kehidupan bermasyarakat. Apa saja? Misalnya, sebagai contoh kecil saja, kerja sama antara pemerintah dengan perguruan tinggi diseluruh Indonesia. Mahasiswa mengambil alih pembuatan SIM dan STNK. Kewenangan polisi dialihkan ke DLLAJR tetapi pelaksana terdepan dalam proses yang berhubungan langsung dengan masyarakat diisi mahasiswa, jadi tidak ada peluang untuk pungli. Pengawasan oleh mahasiswa untuk semua proyek perbaikan jalan dan saluran air, jadi tidak ada penurunan kualitas akibat anggaran disunat 30%. Pembuatan KTP, IMB, sertifikat, pspor dan semua pelayanan publik diserahkan kepada mahasiswa sebagai filter dan rantai proses yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Mahasiswa juga akan menjadi ujung tombak disiplin nasional. Baik disiplin antri, disiplin lalu lintas, disiplin kehadiran tepat waktu dan sebagainya.

Mahasiswa disini diartikan sebagai perwakilan generasi muda. Hanya contoh saja. Mereka mendapat uang makan dan transportasi sekaligus aktifitas tersebut diakui oleh kampus sebagai SKS. Jadi semacam kuliah kerja nyata yang membumi. Mereka akan aktif pada segenap organisasi kemasyarakatan sebagai kawah candra dimuka pemimpin masa depan. Tidak ada lagi mahasiswa tawuran. Coba bayangkan indahnya suasana melalui kiprah mahasiswa Indonesia bangkit ini.

Bagaimana dengan generasi muda lainnya. Mereka juga akan mengisi berbagai jabatan bawah sampai middle level. Mereka membawa pembaharuan dan memberi contoh terbaik bagi bangsa ini. Dari perguruan tinggi akan lahir generasi muda yang sangat pintar dan bahkan mungkin melebihi pak Habibie. Pada akhirnya generasi muda ini akan mengambil alih kepemimpinan yang ada sekarang ini. Pemimpin yang sekarang ini akan mundur teratur dengan ikhlas atau terpaksa karena masuk penjara.

Generasi muda..silahkan persiapkan diri anda…negara ini butuh anda..jadilah ujung tombak bangkitnya Indonesia…

Comments are closed.