Archive

Archive for January, 2018

Jan
30

Kita adalah dimana kita

Notonogoro.com

Ada ungkapan bagus yang bilang kita adalah apa yang kita makan. Maksudnya adalah kesehatan kita sangat tergantung dengan apa yang masuk kedalam perut kita. Kalau yang masuk makanan dan minuman sehat dan menyehatkan maka tubuh kita akan sehat. Demikian sebaliknya, jika yang masuk kedalam perut kita adalah makanan yang tidak sehat maka kita pun akan tidak sehat. Jadi apa yang biasa kita lakukan dan dimana lingkungan tempat kita hidup akan sangat menentukan siapa diri kita atau tepatnya akan jadi apa kita nantinya. Hal ini hanyalah gambaran umum saja dan tentunya tidak mutlak harus 100% menjadi apa seharusnya terjadi. Tentu ada saja pengecualian dalam kehidupan ini. Namun pengecualian tidak menghilangkan gambaran umum yang ada. Read more…

, , , , ,

Jan
26

Jangan tersesat

Notonogoro.com

Banyak orang tua yang membimbing kita dan mengatakan bahwa kebahagiaan ada didalam diri kita. Kalimat ajaran atau nasehat ini sangat dalam dan sangat luar biasa. Singkat namun padat. Pendek namun luas. Tidak ada jaminan bagi apapun di luar diri kita yang dapat memberikan kebahagiaan. Harta berlimpah kah? jabatan tinggi kah? tidak menjamin akan dapat memberikan kebahagiaan sejati. Tentu sebagian dari kita akan bertanya “kalau begitu harta tidak berguna dong ..”, “kalau begitu apa kita harus hidup miskin agar bisa bahagia..”, “apakah mungkin hidup susah bisa mendapatkan kebahagiaan..”. Itu adalah sedikit contoh pertanyaan yang muncul terkait dengan pernyataan “kebahagiaan ada di dalam diri kita”. Yang bertanya bukan saja yang miskin tetapi yang kaya pun ikut bertanya. Pasti banyak disekitar kita orang kaya yang tidak bahagia. Orang miskin yang tidak bahagia. Demikian juga sebaliknya, pasti banyak disekitar kita orang kaya yang bahagia dan orang miskin yang juga bahagia. Artinya kekayaan tidak menjamin kebahagiaan. Namun siapapun kita selama kita bisa mencari dan mendapatkan kebahagiaan dalam diri kita maka semiskin-miskinnya kita akan tetap bahagia.  Read more…

, , , ,

Jan
24

Rezeki nomplok

Notonogoro.com

Banyak orang tua kita bilang kalau sudah saatnya maka apapun yang harus terjadi maka terjadilah, tidak ada yang bisa menghalangi,  atau kita malah yang sering berkata kalau sudah rezeki mau dibilang apa. Masuk akal atau tidak masuk akal sudah tidak tepat lagi dijadikan dasar penilaian karena memang sudah rezekinya untuk mendapatkan hal tersebut. Siapa yang bisa melawan kekuatan alam. Jika alam sudah memutuskan maka mewujudlah keputusan tersebut tanpa ada yang bisa menghalangi. Namun tidak berarti keputusan alam tidak ada yang tidak suka. Selalu ada yang suka dan selalu ada yang tidak suka, itulah konsekuensi dari hukum relativitas yang mendasari kehidupan di dunia ini. Sebaik-baiknya seseorang tetap pasti ada yang tidak suka. Sejahat-jahatnya seseorang pasti ada yang suka.  Namun demikian, keputusan alam adalah keputusan yang terbaik sebagai perwujudan dari seluruh energi yang  sama terkait dengan keputusan alam tersebut. Read more…

, , ,

Jan
22

Wafatnya sahabatku

Notonogoro.com

Dua minggu yang lalu saya ketemu dengan sahabat baik yang sudah beberapa bulan tidak ketemu, tidak saling kunjung dan juga tidak saling komunikasi via telpon.Dia adalah Dirut dan Direktur dua perusahaan swasta besar di Jakarta. Super senang dapat melepas rindu dengan sahabat yang sudah seperti saudara sendiri. Tidak ada yang berubah dalam cara kami ngobrol. Apa saja di obrolin, apa saja di omongin, apa saja bisa jadi bahan ketawaan, apa saja bisa jadi bahan ledekan, apa saja bisa jadi bahan nostalgia. Yang kami makan dan minumpun juga tidak berubah. Saya selalu dengan air putih dan dia selalu dengan kopi pahit dan rokok kreteknya. Masakan sunda dengan sambal pedas adalah makanan kesukaan kami. Ayam bakar, daun dan bunga pepaya plus lalapan sudah pasti masuk kedalam perut kami. Jika tidak ada makanan sunda maka sebagai gantinya adalah kentang dan ayam goreng. Bisa seabrek-abrek kami makan ayam goreng tersebut. Yang pasti selalu nambah. Ayam dan kentang goreng kami anggap sebagai cemilan nikmat. Setelah cukup kenyang kami masih lanjut dengan ngobrol ngalor ngidul dengan bebas merdeka. Senyum dan tawa selalu muncul dalam obrolin kami.

Read more…

, , , ,