Archive

Archive for the ‘EMBUN PENYEJUK IMAN’ Category

Apr
04

Galak kompensasi

NOTONOGORO.COM

sebagian besar kita tentu pernah mengalami atau setidaknya mengetahui ada banyak  pemimpin lelaki yang luar biasa galaknya. Baik dia RT, Lurah, Camat, Supervisor, manager, Direktur dan sebagainya. Siapa saja diajak berkelahi. Siapa saja disalahkan. Selalu merasa yang paling benar dan yang paling tahu. Selalu berpikir bahwa hanya dia yang bisa menyelesaikan semua masalah. Hanya dia yang berani. Gembor-gembor ngomong demokrasi tetapi kenyataannya siapa pun akan dia maki-maki. Teriak kemana-mana bahwa dia yang paling bisa menghargai bawahan tetapi kenyataannya semua bawahan selalu disalahkan kapan saja dan dimana saja. Makanya definisi yang paling tepat adalah “galak” ketimbang disebut “gila”, “killer” atau “serampangan. Tidak penting apa yang dia lakukan untuk organisasinya karena yang paling penting bagi pemimpin yang seperti ini adalah ruang ekspresi “siapa dirinya”. Tiada hari tanpa marah, tiada waktu tanpa memaki, tiada masa tanpa menyalahkah orang lain. Dia selalu merasa paling hebat tetapi sesungguhnya bagi mereka yang mengerti justru yang muncul adalah rasa iba atau kasihan kepada orang seperti ini. Read more…

, , , , , , , , ,

Mar
30

Kasih makan Bathin

Notonogoro.com

Kita semua sangat paham dengan istilah lahir dan bathin. Secara umum lahir didefinisikan sebagai segala sesuatu yang berhubungan dengan phisik tubuh kita dan bisa dilihat dan dirasa. Sedangkan bathin didefinisikan sebagai suatu yang ada didalam diri kita yang tidak terlihat namun dapat dirasa, sehingga bathin sering juga disebut sebagai sesuatu yang ghaib. Setiap diri kita terdiri dari lahir dan bathin, yang terlihat dan yang tidak terlihat. Makanya kita sering memakai istilah maaf lahir bathin yang maksudnya adalah mohon dimaafkan segala kesalahan yang disebabkan oleh perbuatan phisik, seperti memukul,  dan segala kesalahan yang dilakukan oleh bathin, seperti rasa benci. Juga kita semua sangat mengerti dengan sebutan memberi makan lahir dan bathin. Memberi makan lahir maksudnya adalah memberikan phisik kita segala asupan makanan dan minuman, sedangkan memberi makan bathin maksudnya adalah memberi makan bathin kita dengan asupan berbagai ritual ibadah.  Read more…

, , , ,

Mar
18

Lupa diri

Notonogoro.com

Lupa diri dalam budaya Indonesia sangat bermakna negatif. Tentunya lupa diri disini bukan dalam artian seorang yang lupa siapa dirinya seperti namanya, keluarganya dan sebagainya. Lupa diri yang dimaksud disini adalah seseorang yang dalam tindak tanduk, ucap dan pikirnya sudah tidak lagi menggambarkan dia sebagaimana biasanya. Jauh berbeda dari yang selama ini dikenal. Namun bisa juga lupa diri disini diartikan sebagai seorang yang kelakuannya sudah tidak sesuai dengan kelakuan orang pada umumnya namun sudah sangat mengarah pada kelakukan binatang dan syetan. Sebagaimana kita ketahui bahwa manusia pada dasarnya memiliki akal budi sebagai dasar dalam melakukan tindakan. Akal berarti kemampuan berpikir dan budi berarti kemampuan menilai baik atau buruk. Kalau sudah tidak mengenal baik dan buruk lagi maka orang seperti ini bisa disebut lupa diri dan seperti binatang atau syetan. Hal ini tentu adalah contoh yang sangat kasar. Read more…

, , , ,

Mar
09

bisa kah melawan hawa nafsu

Notonogoro.com

Tentunya kita semua tahu apa itu hawa nafsu. Ya hawa nafsu ada dalam diri kita semua. Hawa nafsu dan cinta adalah dua sisi uang yang sama. kadang sangat sulit membedakan yang mana hawa nafsu yang mana cinta. keduanya bahkan bisa datang dan muncul secara bersamaan. Orang tua kita juga selalu saja mengajari kita untuk tidak mengumbar hawa nafsu. Karena hawa nafsu bisa membuat kita menjadi lupa diri yang pada akhirnya membawa pada sesuatu yang tidak baik. Demikian selalu nasihat dari orang tua. Nasihat seperti itu tentunya masih sangat valid sampai dengan sekarang dan masa selanjutnya. Selama ada kehidupan manusia maka selama itu pula nasihat tersebut tetap berlaku. Read more…

, , , , , , ,