Feb
23

Jadilah bermanfaat

Notonogoro.com

Semua kita memiliki identitas masing-masing. Bisa saja identitas seseorang sama dengan orang lain, bisa juga berbeda dengan orang lain, tergantung jenis identitas yang dipakai. Jika identitasnya adalah agama, maka banyak yang memiliki identitas agama yang sama. Jika identitasnya adalah klub sepakbola maka banyak juga orang yang sama beridentitas klub sepakbola tersebut. Berbeda atau sama sudah pasti. Tidak mungkin sama semua sebagaimana tidak mungkin berbeda semua. Apakah suatu identitas dapat menggambarkan siapa kita? tentu bisa walau tidak sedalam siapa kita sebenarnya. Sebagai contoh, jika seseorang punya identitas sebagai dokter spesialis penyakit dalam,   maka identitas tersebut dapat menggambarkan  sang dokter bekerja di rumah sakit apa saja, jam berapa prakteknya, dikenal sebagai dokter yang baik dan terkenal sebagai dokter yang manjur atau mujarab. tetapi tentu tidak bisa menggambarkan hobi dokter tersebut, suka bakso atau mie ayam, suka melakukan KDRT atau tidak, dermawan atau pelit dan lainnya…Jadi segala macam identitas tersebut bisa penting dan bermanfaat dan bisa juga tidak penting sama sekali.  Read more…

Feb
22

Maksa mewah

Notonogoro.com

Tidak usah kali ya kita omongin dunia, kita omongin aja kehidupan disekitar kita sekarang ini. Coba deh perhatikan dengan seksama hidup keseharian sekitar kita. Rata-rata pasti mempunyai handphone, terserah mau yang low end atau yang high end, pokoknya punya alat komunikasi. Rata-rata punya kendaraan bermotor, terserah mau sepeda motor atau mobil mewah. Rata-rata suka jajan kuliner di luar, terserah mau kuliner tenda atau kelas hotelan. Rata-rata belanja di mall, terserah mau beli kaos obralan atau tas original ber merk dunia. Rata-rata melakukan update status di medsos, terserah mau info kering apa adanya atau pamer kehebatan. Rata-rata suka nongkrong ngopi bareng, terserah mau di kopi sasetan air panas atau cafe terkenal. Banyak lagi hal-hal disekitar kita yang sering dilakukan oleh kita dan sekitar kita sebagai bagian dari dinamika hidup dan kehidupan saat ini.  Jika hanya sekedar memenuhi kebutuhan semata, karena butuh atau terpaksa jadi butuh, ya gak apa apa. Tetapi kalau hal tersebut menjadi bagian dari pamer diri, nah itu baru gak apa apa juga. Semua adalah hak masing-masing dengan masing-masing pilihan. Read more…

Feb
20

Budak uang

Notonogoro.com

Awalnya didunia ini aktifitas jual beli dilakukan dengan pertukaran barang atau biasa disebut dengan cara barter. Cara ini sangat tergantung kepada kesepakatan kedua belah pihak karena tidak ada patokan berapa nilai dari masing-masing barangnya. Masing-masing pasti mempunyai keinginan yang bisa jadi sangat berbeda jauh nilainya dengan lawan barternya. Namun pada akhirnya proses barter tetap dapat dilakukan dengan kesepakatan kedua belah pihak. Jaman terus berputar dan aktifitas jual beli semakin meluas dengan jumlah macam barang yang semakin banyak. Hal ini membuat proses barter menjadi semakin sulit dalam menentukan masing-masing nilainya. Mulai lah muncul pengakuan beberapa barang sebagai tolok ukur nilai atas barang-barang lainnya. Barang atau benda tersebut adalah kulit binatang, kerang, batu mulia, perak dan emas. Barang tolok ukur ini lah sebagai cikal bakal terciptanya mata uang dalam transaksi jual beli.  Read more…

Feb
16

Iman sebesar biji sawi

Notonogoro.com

Sebagian dari kita tidak membedakan antara percaya dengan iman. Percaya kepada para Nabi sama dengan beriman kepada para nabi. Demikian juga percaya kepada Tuhan dianggap sama dengan beriman kepada Tuhan. Dari sisi arti kata iman mungkin saja iman berarti percaya kepada sesuatu yang diimaninya tersebut. Namun sesungguhnya, jika didalami dari sisi ketuhanan maka sebenarnya iman dengan percaya jelas sangat berbeda. Percaya hanyalah sekedar percaya saja. Baik percaya karena melihat dengan mata kepala sendiri maupun  percaya karena yakin hal yang dipercayanya itu memang benar ada. Sedangkan Iman jauh lebih dalam dari sekedar percaya. Iman atau beriman terhadap sesuatu maknanya adalah apa yang diimaninya tersebut benar-benar mengalir dalam darah. Sebagai contoh, berimana kepada Tuhan, maka maknanya adalah dalam setiap langkah, laku, ucap dan pikir semata-mata karena Tuhan. Tuhan benar-benar menyelimuti diri ini. Karena Tuhan kita hidup, untuk Tuhan kita hidup,  bersama Tuhan kita hidup. Iman level inilah yang dimilik oleh para Guru spiritual jaman dahulu, Wali dan para Nabi serta Rasul. Kalau sudah memiliki iman kepada Tuhan maka tidak ada lagi yang perlu diragukan atau ditakuti. semua yang terjadi dan semua yang diterima disyukuri, diakui keberadaan dan kejadiannya serta dikembalikan lagi kepada Tuhan. Read more…